Jumat, 10 April 2026

Ridwan Kamil Jawab Seperti Ini Saat Disinggung Ketua DPRD Jabar yang Baru dari Gerindra

Gubernur yang akrab disapa Emil ini berharap DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dapat berjalan sinergi membangun Jawa Barat.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Rabu (14/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik para anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024 yang telah ditetapkan KPU Jawa Barat, Selasa (13/8/2019).

Gubernur yang akrab disapa Emil ini berharap DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dapat berjalan sinergi membangun Jawa Barat.

Emil mengatakan ia mengapresiasi perubahan komposisi partai di DPRD Jabar yang berbeda dari periode sebelumnya.

Jika pada periode 2014-2019 DPRD Jabar diketuai PDI Perjuangan dengan unsur pimpinan Golkar, Gerindra, PKS, dan Demokrat, pada periode 2014-2019 akan diketuai Gerindra dengan unsur pimpinan dari PKS, PDIP, Golkar, dan PKB.

"Memang uniknya di Jabar tiap lima tahun, ada perubahan-perubahan komposisi. Menandakan memang aspirasi masyarakat Jabar disesuaikan dengan yang relevan. Kalau tidak salah ketua dewan nanti dari Partai Gerindra, pimpinannya PKS, PDIP, Golkar, dan PKB," kata Emil di Gedung Sate, Rabu (14/8/2019).

Borneo FC, Lawan Pertama Persib Bandung Setelah Demo Bobotoh, Maung Bandung Jangan Lupa Cara Menang

Emil mengatakan perubahan komposisi di DPRD Jabar tersebut wajar saja karena pola politik di daerah tidak ada istilah koalisi atau oposisi. Semua politik dinilai cair, semua diberi komunikasi memadai, dan semua menjadi kolaboratif untuk membangun Jabar juara di masa depan.

"Saya juga sudah bertemu pimpinan-pimpinan partai secara informal, dan kita semua menyatakan semangat untuk membangun bersama," katanya.

Saat ditanya mengenai Partai Gerindra yang kini menguasai raihan kursi terbanyak di DPRD Jabar dan menyatakan akan mengkritisi program-program Pemprov Jabar, Emil mengatakan hal tersebut sudah dilakukan sejak periode sebelumnya.

"Tidak ada hal yang baru. Tugasnya dari dewan kan penganggaran, pengawasan, dan membuat legislasi. Yang penting semangatnya kebersamaan karena membangun Jabar bukan untuk orang per orang, dan definisi pemerintahan daerah terbagi dua eksekutif dan legislatif," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra dan PKS menjadi peraih kursi terbanyak di DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024. Kedua partai ini menyatakan akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sekaligus tidak gentar menyampaikan kritik terhadap program-program Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Indah dan Cantiknya Hujan Meteor Perseid, Lihat Kumpulan Video dan Fotonya

Dalam rapat pleno yang digelar KPU Provinsi Jawa Barat untuk menetapkan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi Jawa Barat hasil Pemilu 2019 di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Selasa (13/8), Partai Gerindra ditetapkan memperoleh 25 kursi, sedangkan PKS mendapat 21 kursi.

Raihan kursi kemudian disusul PDIP 20 kursi, Partai Golkar 16 kursi, dan PKB 12 kursi. Adapun perolehan selanjutnya adalah Partai Demokrat 11 kursi, PAN 7 kursi, Nasdem 4 kursi, PPP 3 kursi, dan Perindo 1 kursi. Enam partai politik peserta Pemilu 2019 yang tidak mendapat kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 adalah Partai Garuda, Partai Berkarya, PSI, Partai Hanura, PBB, dan PKPI.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Bidang Organisasi, Buky Wibawa, mengatakan salah satu tugas dari anggota legislatif adalah mengkritisi kebijakan eksekutif yang dinilai tidak memihak masyarakat. Hal tersebut, katanya, harus dilakukan juga oleh semua pihak yang memperoleh jatah kursi di DPRD Jabar.

"Jadi memang harus sering-sering berteriak. Artinya bukan berteriak menggonggong, tetapi mengkritisi setiap kebijakan, apakah sesuai atau tidak. Sesuai dengan kapasitas kami sebagai anggota dewan," ujar Buky yang juga terpilih mengisi kursi DPRD Jabar dari daerah pemilihan Jabar 1 tersebut.

Kronologi Penemuan Mayat dalam Karung di Tegal, Korban Dipaksa Hubungan Badan Lalu Dicekik

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved