Kebakaran di Bandung
UPDATE Pemilik Pabrik Plastik yang Terbakar Mengaku Rugi Rp 400 Juta, Sudah Tiga Jam Api Belum Padam
Pemilik pabrik plastik yang terbakar mengaku rugi Rp 400 juta. Sudah tiga jam, api belum padam.
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: taufik ismail
Pantauan Tribun Jabar di lokasi kebakaran, sudah lebih dari 20 unit mobil pemadam kebakaran hilir mudik menuju dan meninggalkan area kebakaran. Dadang mengaku kesulitan menjangkau sumber air.
"Sumber air utama ada di Jalan Supratman, cukup jauh, jadi kita manfaatkan aliran sungai, tapi kendalanya lagi adalah berhubung musim kemarau, debit air sungai pun sedikit," katanya.
Hingga pukul 21.55 WIB, di beberapa titik masih terlihat kobaran api dan petugas masih berusaha untuk memadamkan api.
Lebih dari tiga unit mobil yang turut terbakar.
Api sulit dipadamkan karena bahan di dalam pabrik terbuat dari plastik.
Diduga Arus Pendek
Kebakaran melanda gudang tempat penyimpanan plastik, di Jalan Babakan Cibeureum, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Dadang Iriana mengatakan dugaan sementara api berasal dari hubungan pendek arus listrik.
"Kebakaran terjadi sekira pukul 19.08 WIB. Kondisi gudang ini pekerjanya sedang istirahat. Sementara, diduga terjadi karena listrik. Di dalam banyak barang-barang yang mudah terbakar," kata Dadang iriana di lokasi lebakaran.
Dadang Iriana menambahkan semua pasukan dikerahkan untuk memadamkan api.
Hitungan sementara, 20 unit pancar telah dikerahkan untuk memadamkan api.
Unit tersebut berasal dari pusat, unit timur, barat, dan selatan.
Hingga saat ini, proses pemadaman masih berlangsung.

Pantauan Tribun Jabar, sejumlah kendaraan roda empat dan lebih turut dilalap si jago merah di lokasi kejadian.
Petugas masih berusaha melakukan pemadaman api yang masih terlihat menyala.
