Program SMN, 30 Pelajar dari Jawa Barat Study Tour ke Kalimantan Timur
30 pelajar SMA, SMK, dan SLB, asal Jawa Barat mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019. Mereka study tour ke Kalimantan Timur
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sebanyak 30 pelajar SMA, SMK, dan SLB, asal Jawa Barat mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019.
Mereka dilepas ke Provinsi Kalimantan Timur dari Gedung Sate, Selasa (13/8/2019) pagi, untuk menambah wawasan Nusantara dan mengenal BUMN secara langsung.
Kegiatan rutin menjelang peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus tersebut merupakan kerja sama BUMN di Jabar, yakni Jasa Marga, Biofarma, Perum Jasa Tirta II, dan Len Industri, dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Para peserta akan menjalani rangkaian study tour selama seminggu.
Asisten Deputi Bidang Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata II, pada Kementerian BUMN, Silvester Budi Agung, mengatakan SMN merupakan program yang sesuai dengan arahan Presiden RI menjelang 17 Agustus.
Dengan program ini, perayaan tidak hanya dilakukan di kantor, namun dirayakan dan diperingati secara luas terbuka sampai pelosok.
• Kisah Lengkap Siswa SMA Temukan Obat Kanker, Sebelum Jadi Juara Dunia Ikuti Lomba Sains di Bandung
• Seleksi XL Future Leaders Batch 8 Dimulai, Pendaftar Tembus 17 Ribu Mahasiswa
"Makanya sejak beberapa tahun ini dan akan terus diteruskan, perayaan 17 Agustus dilakukan secara menyebar. Biar ada benefit untuk masyarakat luas, BUMN hadir untuk negeri, untuk masyarakat," kata Silvester setelah melepas para pelajar dan pembimbingnya tersebut.
Direktur Human Capital dan Transportasi PT Jasa Marga, Alex Denni, mengatakan para pelajar ini selain berkesempatan mengenal BUMN, juga mengenal kekayaan alam Indonesia.
"Presiden tidak hanya fokus terhadap pembangunan infrastruktur yang masif tapi juga membangun SDM secara serius. Para peserta ini akan mengetahui betapa kayanya negara ini dan kita bertanggung jawab bonus demografi benar-benar dinikmati di Indonesia," kata Alex.
Alex mengatakan para peserta akan melihat keragaman suku dan budaya di Indonesia. Juga akan mengunjungi sejumlah binaan BUMN, akan belajar bagaimana membangun jejaring network di era sosial media ini.
Alex mengatakan selain pelajar dari Jabar yang diberangkatkan ke Kalimantan Timur, pelajar dari Kalimantan Timur diberangkatkan ke Jawa Barat untuk mengikuti program yang sama.
• Sehari di Hutan Mangrove Indramayu, Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa Kenali Manfaat Pohon Mangrove
• Rapor Ditahan karena Belum Bayar Uang Komite, Pelajar SMK Ini Protes Seorang Diri di Depan Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, mengatakan pelajar dan pendamping yang diberangkatkan dalam program ini adalah hasil seleksi. Masing-masing kabupaten dan kota di Jabar memberikan perwakilannya.
"Kami berterima kasih, karena dengan program ini, anak sejak dini mengenal lebih jauh mengenai Tanah Air. Kita harus bersiap karena pada 2045 anak-anak ini menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," katanya.
Sejak 2015, katanya, program ini telah bermanfaat untuk memberikan pembekalan langsung kepada para pelajar, mengenalkan ragam budaya di Indonesia dan mengajarkan manajemen secara langsung.
Seorang peserta dari SLB-B Sukapura Kota Bandung, Silvia Marliani (15), mengatakan sangat senang bisa mengikuti program tersebut karena bisa mengenal Indonesia secara luas.
"Ini pertama kali saya ikut, rasanya sangat senang. Persiapan untuk mengikutinya, harus semangat dan kuat. Senang karena bisa bertemu banyak teman banyak orang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/silvester-budi-agung-dan-dewi-sartika.jpg)