Briptu Heidar Dijebak, Ditembaki Hingga Tewas, KKB Lekagak Paling Berbahaya di Segitiga Hitam Papua

KKB Lekagak Telenggen disinyalir sebagai pelaku yang menjebak Briptu Heidar, menyandera dan menembak hingga tewas. Kelompok paling berbahaya

Briptu Heidar Dijebak, Ditembaki Hingga Tewas, KKB Lekagak Paling Berbahaya di Segitiga Hitam Papua
Dokumentasi Kompas.com/Istimewa dan Dokumentasi Ilustrasi KKB Papua/Tribun Jogja
Briptu Heidar, polisi yang ditemukan tewas diserang Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua 

"Kami masih selidiki apakah ini dari kelompok (Lekagak) Telenggen yang ada di Puncak," ujar Kombes Kamal, di Jayapura, Senin (12/8/2019).

Kamal menyebutkan, sebelum jenazah korban ditemukan, pihak Pemkab Puncak dan Polres Puncak Jaya sempat melakukan negosiasi dengan KKB pimpinan Lekagak Talenggen.

"Tadi sempat dilakukan komunikasi dengan pihak Talenggen saat almarhum masih disekap," katanya..

Kombes Kamal menambahkan, jenazah Briptu Heidar akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan.

Sempat Disandera KKB di Papua, Briptu Heidar Ditemukan Gugur

Sepak terjang KKB pimpinan Lekagak Telenggen memang bukan cerita baru.

KKB Lekagak Telenggen telah beroperasi sejak 2006 silam. Ia kerap menebar teror di Kabupaten Puncak.

Seperti kompatriotnya Egianus Kogoya yang memimipn KKB di wilayah Kabupaten Nduga, Lekagak Telenggen dan anak buahnya juga cukup licin dan selalu bisa menghindari kejaran aparat TNI dan Polri.

Pada awal tahun ini, tepatnya Jumat (18/1/2019), KKB Lekagak Telenggen pernah terlibat baku tembak dengan aparat TNI di Puncak Papua. Dalam insiden itu, satu prajurit TNI gugur. KKB Lekagak Telenggen juga pernah menembak pesawat dari maskapai Susi Air.

Menurut beberapa sumber, KKB pimpinan Lekagak Telenggeng adalah kelompok paling berbahaya di “Segitiga Hitam” Papua.

Istilah “Segitiga Hitam” Papua digunakan untuk merujuk wilayah yang mencakup Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, dan Lanny Jaya.

TNI Sudah Kuasai Markas KKB Papua, Kelompok Pimpinan Egianus Kogoya Kocar-kacir Masuk Jurang

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved