Belum Sepekan Tinggal di Tasikmalaya, 2 Warga Negara Nigeria Diamankan Imigrasi, Satu Lagi Kabur

Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria diamanakan di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya.

Belum Sepekan Tinggal di Tasikmalaya, 2 Warga Negara Nigeria Diamankan Imigrasi, Satu Lagi Kabur
tribunjabar/isep heri
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya tengah menginterogasi dua WNA asal Nigeria, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria diamanakan di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya.

Kepala Seksi Intelijen dan penindakan Kantor Imigrasi Kelas ll Tasikmalaya, Agustinus Wahyudi Indaryono menjelaskan keduanya mesti menginap di ruang detensi karena ada masalah pada dokumen izin tinggal.

"Keduanya kami amankan di daerah Jalan Mangin, Kecamatan Bungursari. Satu diantaranya diamankan karena izin tinggal sudah habis. Satu lagi tidak bisa menunjukan dokumennya," jelas Agustinus Wahyudi, saat dijumpai, Selasa (13/8/2019).

Di katakannya, pihaknya sebelumnya mendapat laporan dari warga bahwa ada tiga WNA yang mengontrak sebuah rumah di daerah Bungursari.

"Ada WNA yang mengontrak belum lama ini sekitar tiga hari, karena masyarakat curiga maka mereka melaporkan ke kami," kata dia.

Menengok Petani Tembakau di Nagreg, Ternyata Jika Ingin Rasanya Mantap Harus Diembunkan

Saat dilakukan pengecekan, hanya dua orang WNA yang berhasil diamankan. Sementara satu WNA yang belum diketahui identitasnya lolos.

Berdasarkan hasil interogasi, lanjut Agustinus, kedua WNA tersebut memang baru pindah ke Tasikmalaya.

"Mereka mengaku bahwa tujuan ke Indonesia untuk melakukan bisnis pakaian yang akan diekspor ke negaranya. Mereka sebelumnya tinggal
di Jakarta," tutur dia.

Gunung Ciremai Terbakar, Begini Situasi Terkini Desa Argamukti, Desa Terdekat ke Gunung Ciremai

Karena terbukti telah melanggar Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian keduanya direncanakan akan dideportasi.

"Kami sedang melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta sehubungan dengan tidak adanya Paspor salah seorang diantara mereka," kata dia.

"Direncanakan salah seorang diantara mereka akan dibawa terlebih dahulu ke Kedutaan untuk melakukan pelaporan dan penerbitan dokumen perjalanan darurat," tambahnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved