Satu Titik Api Kebakaran di Gunung Ciremai Belum Teratasi, Pemadaman Menggunakan Heli Tak Efektif

Perluasan itu merembet ke Jalur Sadarehe yang berada di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

Satu Titik Api Kebakaran di Gunung Ciremai Belum Teratasi, Pemadaman Menggunakan Heli Tak Efektif
BNPB
Peta terdampak kebakaran di Gunung Ciremai. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka, Agus Permana mengatakan tidak ada pemadaman dengan helikopter, Senin (12/8/2019) hari ini.

Hal ini terkait cuaca yang kembali memburuk di sekitar Gunung Ciremai.

Agus menjelaskan, penyebab tidak adanya aktivitas pemadaman dengan helikopter dikarenakan di sekitar Gunung Ciremai kondisi angin cukup kenyang.

Selain itu, menurutnya awan juga cukup tebal dan gelap.

"Hari ini tidak seperti 2 hari kemarin yang memadamkan api dengan helikopter," ujar Agus saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (12/8/2019).

Disampaikan dia, oleh sebab itu untuk terus berupaya memadamkan api, pihaknya dibantu dengan aparat TNI dan Polri melakukan pemadaman secara manual.

"Terpaksa ya kami melakukan itu (pemadaman manual) karena dengan helikopter tidak dapat dilaksanakan," ucap dia.

Helikopter jenis Bell saat pengambilan air di Situ Cikuda, Sabtu (10/8/2019)
Helikopter jenis Bell saat pengambilan air di Situ Cikuda, Sabtu (10/8/2019) (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Sementara itu, Agus mengungkapkan, pihaknya bersama Dandim 0617/Majalengka sudah mengusulkan agar kedepannya proses pemadaman dengan helikopter menggunakan kantong air yang kapasitasnya lebih besar.

Hal itu, menurutnya untuk lebih efektif dalam proses pemadaman yang semakin meluas tersebut.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved