Acara Lamaran Berujung Saling Bacok, Keluarga Pengantin Wanita Tewas, Mau Lari Malah Dikepung Warga

Acara lamaran yang mestinya diliputi suasana bagahia berubah menjadi ricuh dan berujung pertumpahan darah. Keluarga mempelai wanita tewas dibacok.

Acara Lamaran Berujung Saling Bacok, Keluarga Pengantin Wanita Tewas, Mau Lari Malah Dikepung Warga
TRIBUN PEKANBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
ILUSTRASI --Acara lamaran yang mestinya diliputi suasana bagahia berubah menjadi ricuh dan berujung pertumpahan darah. Keluarga mempelai wanita tewas dibacok. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Acara proses lamaran yang mestinya diliputi suasana bagahia berubah menjadi ricuh dan berujung pertumpahan darah.

Acara lamaran berujung ricuh dan memakan korban tewas itu terjadi di di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Keluarga mempelai wanita tewas terkena sabetan parang.

Sebuah akun Facebook, Farand Friedrick Tonu mengungkap kronologis kejadian satu tewas dalam acara lamaran di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (8/8/2019).

Acara Lamaran Kupang Jadi Malapetaka, Warga Bentrok Hingga 1 Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka

Kronologis tewasnya satu warga di acara lamaran itu diunggah Farand Friedrick Tonu ke akun Grup Facebook, NTT Baru.

Dalam penjelasannya, kasus memilukan ini terjadi Kamis tanggal 08 Agustus 2019 pukul 16.30 wita bertempat di RT 001/Rw 001 Dusun I Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Kab Kupang.

 

Ia menyebut telah terjadi Kasus penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia.

Korban bernama Maksi Robin Mesakh bermur 42 tahun.

Korban adalah warga Desa Oebelo, RT20/RW008, Dusun 4.

Sementara saksi-saksi antara lain ARN (28 ) asal Timor Tengah, MSK (40) juga dari Timor Tengah Selatan dan  YN (38) asal Timor Tengah Utara. 

Kronologis kejadian

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved