Rektor Unwir Indramayu Geram Tembok Kampus Dicorat-coret Kelompok Anti Jokowi, Segera Dihapus

Korban dari aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab tidak hanya menimpa lapak vermak levis

Rektor Unwir Indramayu Geram Tembok Kampus Dicorat-coret Kelompok Anti Jokowi, Segera Dihapus
tribunjabar/Handhika Rahman
Tulisan vandalisme di tembok pembatas luar Universitas Wiralodra Indramayu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Korban dari aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab tidak hanya menimpa lapak vermak levis milik Hamdan Maulana.

Tangan-tangan jail dari kelompok anti Presiden Jokowi itu juga turut mencoret-coret tembok pembatas luar kampus Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu yang berada persis disamping lapak milik Hamdan Maulana.

Rektor Unwir, Ujang Suratno mengatakan, ia baru mengetahui adanya aksi vandalisme di lingkup kampus yang dinaunginya tersebut.

Selain itu, ia juga menyayangkan tangan-tangan jail yang sengaja mencurat-coret dinding kampus. Terlebih kampus seharusnya menjadi tempat yang bebas dari nuansa-nuansa politik.

"Saya kira pekerjaan yang seperti ini adalah pekerjaan yang tidak etis, lagi pula vandalisme ini sama sekali tidak ada nilai estetikanya hanya membuat rusak lingkungan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di kampus setempat, Jumat (9/8/2019).

Keren, Aksi Heroik Wanita Ini Rebut Pistol dari Perampok di Money Changer, Kini Diganjar Penghargaan

Adapun tulisan yang tertera di dinding kampus Unwir yakni vandalisme juga bernada kasar sama seperti tulisan yabg tertera di lapak vermak levis milik Hamdan Maulana, tulisan itu ditulis menggunakan cat merah dan ditulis disepanjang tembok kampus.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, banyak tulisan yang mengatasnamakan politik, tulisan itu berbunyi "REZIM.GAGAL!!!! 2019 TANPA ARAH". Tulisan ini ditulis di tambok luar yang menghadap ke Jalan Raya Ir. H. Juanda Indramayu.

Selain itu, pada tembok sampingnya juga tertuliskan vandalisme lainnya yang tidak kalah kasarnya, yakni "JOKOWI BIANG KEROK", "KEBIJAKAN BIADAB 2014-2019", "REZIM DUNGU DOYAN NGIBUL", "NEGERI TANPA PEMIMPIN 2019-2024".

Hamdan Maulana saat menunjukan tulisan vandalisme mengatasnamakan politik di lapak vermak levis miliknya di Jl. Ir. H. Juanda, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jumat (9/8/2019).
Hamdan Maulana saat menunjukan tulisan vandalisme mengatasnamakan politik di lapak vermak levis miliknya di Jl. Ir. H. Juanda, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jumat (9/8/2019). (tribunjabar/Handhika Rahman)

Sementara itu, Ujang Suratno berpendapat, aksi kurang terpuji itu sama sekali tidak akan mendapat respon positif dari masyarakat, justru yang akan didapat pelaku adalah hanyalah sikap geram.

Disebut Peredaran Ganja 200 Kg Dikendalikan Napi dari Lapas Narkotika Cirebon, Begini Kata Kalapas

Saat disinggung Tribuncirebon.com terkait adanya tulisan "Demokrasi Mati !!! MAHASISWA eue KEMANA!", "ANTI REZIM", Ujang Suratno mengatakan, seruan provokatif yang ditujukan kepada mahasiswa Unwir itu tidak akan membuahkan hasil.

Menurutnya, mahasiswa adalah generasi bangsa yang terdidik. Mereka tidak akan mudah terprovokasi dengan tulisan-tulisan tidak etis tersebut.

"Secepatnya, pasti akan kita hapus tulisan-tulisan vandalisme ini," ujar dia.

lapak vermak levis di Indramayu jadi korban aksi vandalisme
lapak vermak levis di Indramayu jadi korban aksi vandalisme (tribunjabar/Handhika Rahman)
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved