Orang yang Sarankan Prada DP Bakar Jasad Vera Oktaria Ditemukan Tewas Mengapung, Apa Sebabnya?
Imam adalah satu-satunya orang di luar lingkaran keluarga Prada DP yang tahu Prada DP baru saja membunuh Vera Oktaria.
TRIBUNJABAR.ID - Pembunuhan sadis yang dilakukan Prada Deri Pramana atau Prada DP pada Vera Oktaria ternyata tak sepenuhnya dilakukan sendiri.
Setidaknya, ada yang menyarankan Prada DP untuk menghilangkan jejak pembunuhan dengan cara membakar jasad Vera Oktaria di penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin.
Terungkap dalam persidangan kalau Imam Satria adalah orang yang menyarankan Prada DP untuk membakar Vera Oktaria yang sudah meninggal.
Imam adalah satu-satunya orang di luar lingkaran keluarga Prada DP yang tahu Prada DP baru saja membunuh Vera Oktaria.
Usai membunuh, Prada DP memberitahukan apa yang dilakukannya pada Dodi, Teguh dan Sahir.
Ketiganya masih bisa disebut sebagai paman Prada DP.
Sementara Imam adalah orang luar. Imam adalah teman dari Sahir dan Teguh.
Belakangan Imam Satria diketahui sudah meningal dunia.
Ternyata Imam Satria yang dimaksud adalah pria yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Dawas Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin pada 22 Juni 2019 lalu.
Imam Satria tewas sebulan setelah pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Prada DP pada 8 Mei 2019.
Imam Satria berusia 36 tahun saat meninggal dunia. Ia tercatat sebagai warga Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin.
Ternyata pada tanggal 2 Juli 2019, petugas forensik dari Polda Sumsel sempat membongkar makam Iman Satria.
Namun sampai saat ini belum dijabarkan hasil dari pemeriksaan forensik tersebut.
Kronologi Keterlibatan Imam
Pagi, 8 Mei 2019, usai membunuh Vera di kamar Penginapan Sahabat Mulia Sungai Lilin, Prada DP mulai berpikir bagaimana menghilangkan mayat Vera.
