Bisnis Kopi Masih Diminati, Terminal Coffee Buka Cabang Kelima di Kota Bandung

Perkembangan bisnis kopi di Kota Bandung terus tumbuh dengan hadirnya berbagai coffee shop

Bisnis Kopi Masih Diminati, Terminal Coffee Buka Cabang Kelima di Kota Bandung
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
berbagai varian kopi di Terminal Coffee dijual dengan harga Rp 10.000 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perkembangan bisnis kopi di Kota Bandung terus tumbuh dengan hadirnya berbagai coffee shop yang selalu hadir di tiap sudut Kota Bandung.

Banyak pengusaha yang melihat pasar penikmat kopi cukup tinggi hingga saat ini. Tak heran banyak cabang baru atau bahkan pengusaha membuka kedai kopi dengan nama baru untuk kembali mengembangkan usahanya.

Disaat coffee shop semakin ramai, Terminal coffee kembali membuka cabangnya yang ke-5, yaitu di Jalan Ahmad Yani, Kosambi.

Pengelola Terminal Coffee, Nifa mengatakan peminat kopi di Kota Bandung memang cukup tinggi, oleh karena itu saat ini telah dibuka di Jalan Hassanudin, Cemara, Bojong, Ahmad Yani dan Makmur.

"Terminal coffee sebenarnya telah buka sejak kedai kopi belum ramai di Bandung. Saat itu Terminal coffee menjual kopi tubruk yang menggunakan biji kopi dari beberapa kota lain yang dijual dengan harga Rp 3.000," ujar Nifa saat ditemui di Terminal Coffee, Selasa (6/8/2019).

Biji kopi yang digunakan di antaranya berasal dari Aceh, Mandailing, Sidikalang, Jawa Barat, Kintamani, Flores, Papua, dan Toraja.

Hindari Tipu Daya Pengepul, Petani Kopi di Kabupaten Bandung Harus Kuasai Ilmu Uji Cita Rasa Kopi

Untuk membangun bisnis kopi ini Nifa mengatakan modal awal yang dikeluarkan adalah kisaran Rp 500.000-1.500.000. Dari keuntungan yang didapatkan kini Terminal coffee berhasil membuka lima cabang di Bandung.

"Dalam usaha semakin banyak justru semakin baik, apalagi pertumbuhan kopi saat ini juga pertumbuhannya cukup cepat. Dalam sehari Terminal Coffee bisa mengeluarkan 80-100 gelas di tiap outlet," ujar Nifa.

Hal yang dipertahankan oleh Terminal coffee adalah harganya yang cukup murah yaitu mulai dari Rp 8.000-25.000 saja.

"Konsep yang diusung di sini adalah ketika ngopi nggak harus mengeluarkan uang banyak. Selain itu juga Terminal Coffee ingin membuat minum kopi ini menjadi aktvitas yang dilakukan sehari-hari bukan ramai saat hari libur saja," ujarnya.

Di acara soft opening Terminal Coffee, pengunjung bisa mendapatkan harga Rp 10.000 saja yang mulai berlaku hari ini hingga 20 Agustus 2019.

PSM Makassar di Atas Angin, Persija Harus Bermain dengan 10 Pemain, Pendukung PSM Siap-siap Berpesta

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved