5 Tahun Pacaran Lalu Putus, Pria Ini Sakit Hati dan Sebarkan Konten Asusila Mantan

Dinyatakan bersalah karena menyebarkan konten asusila mantan pacar di media sosial, terdakwa Irfan Armadi (26), divonis satu tahun penjara oleh majel

Kompas.com/HADI MAULANA
Terdakwa Irfan Armadi (26), warga Teluksebong, Bintan, Kepri yang ditangkap setelah menyebarkan foto dan video porno mantan pacarnya di media sosial, akhirnya di vonis bersalah dan dihukum satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang. 

TRIBUNJABAR.ID, TANJUNGPINANG - Dinyatakan bersalah karena menyebarkan konten asusila mantan pacar di media sosial, terdakwa Irfan Armadi (26), divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Hakim ketua Romauli Hotnaria Purba didampingi hakim anggota Eduart M P Sihaloho dan Corpioner menilai, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah dengan sengaja menyebarkan konten bermuatan asusila.

"Menjatuhkan hukuman pidana satu tahun penjara kepada terdakwa," kata Romauli dalam amar putusan yang dibacakan, Selasa (6/8/2019).

Hidup Luna Maya Gara-gara Kasus Video Asusila Menyakitkan, Kariernya Sempat Hancur Seketika

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa 1,5 tahun penjara.

Menurut hakim, warga Teluksebong, Bintan, Kepulauan Riau itu, tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Selain itu, menurut hakim, apa yang dilakukan Irfan merupakan perbuatan yang sangat merugikan orang lain.

Irfan terbukti melanggar Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penyebaran foto dan video tersebut dilakukan sekitar 5 hari sebelum korban melaporkan tersangka yang juga mantan pacarnya.

Pelaku Penembakan Massal di Texas AS Terancam Hukuman Mati, Meksiko Ingin Ekstradisi

Hubungan antara Irfan dan korban sempat berjalan sekitar 5 tahun, namun akhirnya kandas.

Tidak terima diputus, muncul niat Irfan untuk menyebarkan foto dan video melalui akun Facebook dan Instagram miliknya pada Maret 2019 lalu.

Seusai persidangan, Irfan mengaku menyesal dan berharap agar NS dapat memaafkannya. Irfan mengatakan, apa yang dia lakukan murni karena sakit hati.

"Saya tidak terima diputuskan, sebab saya dan korban sudah menjalin hubungan selama 5 tahun. Makanya saya tidak habis pikir, kenapa korban memutuskan saya," kata Irfan. (Kompas.com/Hadi Maulana)

KRONOLOGI Ayah Ajak Anaknya Gantung Diri di Bogor, Sang Adik Temukan Pertama Kali Seusai Bekerja

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved