Basarnas Minta Masyarakat Tak Sebarkan Hoaks Soal Gempa Banten

Gempa bermagnitudo 7,4 yang berpusat di Sumur Banten tersebut mengguncang pada pukul 19.07 WIB.

Istimewa/Dokumen Basarnas
Situasi Pantai Mabak Merak pascagempa Banten bermagnitudo 7,4 pada Jumat (2/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Gempa kembali mengguncang Provinsi Banten Jumat (2/8/2019) malam ini.

Gempa bermagnitudo 7,4  yang berpusat di Sumur Banten tersebut mengguncang pada pukul 19.07 WIB.

Menurut video yang dibagikan Humas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, di Pantai Mabak Merak Banten pada pukul 19.40 WIB, ketinggian air masih normal.

Masyarakat diharap bijak dalam menerima dan membagikan informaai terkait gempa yang baru saja terjadi tersebut.

"Diharapkan kita semua dalam menanggapi kejadian gempa di Banten untuk berperan aktif juga menangkal hoaks," ujar Joshua Banjarnahor.

Gempa Banten 7,4 SR, Polda Banten Kerahkan 500 Personel, Imbau Masyarakat ke Dataran Tinggi

Gempa Banten, Warga Bandung Ini Tiba-tiba Pusing: Botol Mineral Kok Goyang Semua

Kepala Basarnas Jabar, Deden Ridwansyah, melalui pesan Whatsapp mengatakan, sejauh ini untuk wilayah Jawa Barat bagian selatan, mulai dari Sukabumi sampai Pangandaran aman terkendali.

"Hasil koordinasi dengan pihak terkait (BPBD) dan pihak terkait lainnya, gempa dirasakan sampai ke Pangandaran.

Situasi masih aman serta belum ada laporan kerusakan material dari masyarakat (Jabar)," ujarnya.

Kakansar pun berharap agar gempa tersebut tidak berdampak pasa hal-hal yang tidak diinginkan. 

Diketahui, BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami akibat gempa Banten, Jumat (2/8/2019) pukul 21.35 WIB.

Hal ini disampaikan melalui akun Twitter resmi BMKG.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved