Prajurit TNI Bantu Proses Persalinannya di Helikopter, Heriana Berlinang Air Mata

Prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI mengevakuasi Heriani bersama sang jabang bayi memakai helikopter TNI AD.

Dokumentasi Dispenad via Tribunnews
Prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI mengevakuasi Heriana bersama sang jabang bayi menggunakan heli TNI AD. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Heriani bersyukur proses persalinannya dibantu prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad) yang tergabung dalam Satgas Tinombala.

Prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI mengevakuasi Heriani bersama sang jabang bayi memakai helikopter TNI AD.

Alhasil, Heriani dapat melahirkan putranya secara selamat. Ini menjadi momen terindah bagi keluarganya.

Dansatgas TNI selaku Wakil Kepala Operasi Satgas Tinombala, Kolonel Inf Dody Triwinarto, mengisahkan momen itu dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (31/7/2019).

Masih diselimuti perasaan haru sekaligus bahagia, ucap Dansatgas, Heriani melalui Kadang (suaminya) menceritakan perasaannya ketika personel Satgas TNI menyambangi kediamannya di Desa Tagara Atas.

“Dengan berlinang air mata, Heriani bersyukur, berkat pertolongan TNI, dirinya dapat melahirkan putranya dengan selamat,” ucap Dody Triwinarto.

Pasukan Mengerikan Bangkit lagi, Perkenalkan Koopssus, Gabungan TNI AD, AL & AU Siap Tumpas Teroris

Perkenalkan Koopssus TNI, Pasukan Khusus Gabungan Tiga Matra yang Baru Saja Diresmikan Panglima TNI

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 05.30 WITA, ketika Heriani hendak mengalami persalinan.

Prosesnya tak berjalan lancar, karena sang jabang bayi sudah keluar tapi pusarnya masih menempel pada rahim si ibu.

“Kadang (38), suami Heriani panik melihat keadaan istrinya dan segera meminta pertolongan dukun (orang pintar) setempat untuk membantu persalinannya,” kata Dody Triwinarto.

Dukun tersebut tidak mampu mengatasi persalinan Heriana. Suaminya meminta pertolongan Kepala Kampung Tagara Atas dan saudaranya.

Saat itu Arman (anggota Satgas Tinombala) dan beberapa rekan anggota Pos Air Teh yang kebetulan sedang pemantauan di daerah tersebut membawa Heriani dengan cara ditandu menuju pos Satgas yaitu Pos Air Teh.

Satu jam waktu perjalanan dari Tagara Atas menuju Pos Air Teh. Kondisi jalan bebatuan yang tidak rata serta kanan-kiri jalan ditumbuhi semak belukar.

Sesampai di Pos Satgas, melihat kondisi Heriana yang kian lemah, Komandan Pos Air Teh pun tanpa pikir panjang segera mengevakuasinya menggunakan helikopter TNI AD menuju Puskesmas terdekat.

Wanita Melahirkan di Depan Toko Dibantu Polisi, Dirawat di RSKIA Bandung, Belum Ada yang Menjenguk

Ibu Hamil Ini Nyaris Melahirkan di Rumah Wapres Jusuf Kalla Saat Ikut Open House

“Jalur udara ini kita tempuh karena tidak mungkin melalui jalan darat yang membutuhkan waktu hampir 9 jam menuju Puskesmas Desa Sausu karena kondisi jalan yang rusak berat, “ tutur Dody Triwinarto.

Kadang semakin panik ketika personel Satgas hendak mengangkat istrinya ke dalam helikopter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved