Seorang Napi di Inggris Tewas Setelah Nekat Membakar Selnya Sendiri

Narapidana bernama Christian Hinkley (33) tewas dengan luka bakar setelah nekat menyalakan api di dalam sel yang tertutup rapat.

Seorang Napi di Inggris Tewas Setelah Nekat Membakar Selnya Sendiri
Pixabay.com
Ilustrasi. 

TRIBUNJABAR.ID, KENT - Seorang tahanan di sebuah penjara di Inggris, tewas akibat kesalahannya sendiri.

Narapidana bernama Christian Hinkley (33) tewas dengan luka bakar setelah nekat menyalakan api di dalam sel yang tertutup rapat.

Hinkley (33), dinyatakan meninggal pada Senin (29/7/2019), setelah menderita luka bakar parah dan mengalami sesak napas akibat menghirup asap.

Diberitakan Mirror, Hinkley menyalakan api kemudian menutup rapat selnya menggunakan penghalang, sehingga menyulitkan orang lain untuk memasukinya.

Kasus Mayat Hidup Lagi, Tak Tahan Kakinya Digelitik Lalu Jatuh, Mengaku Cuma Tidur dan Difitnah Mati

Pihak penjara lantas memanggil polisi dan pemadam kebakaran ke Penjara HM Swaleside yang merupakan penjara kategori B khusus pria.

Dengan bala bantuan yang datang, petugas akhirnya dapat memasuki ruang tahanan dan menemukan tubuh Hinkley yang sudah tidak sadarkan diri.

Menurut petugas, Hinkley, yang dihukum penjara atas kasus penyerangan dan melukai seorang wanita, tidak memiliki riwayat menyakiti dirinya sendiri.

Disampaikan bahwa dua tahun sebelumnya, dia sempat meminta untuk ditahan di penjara karena merasa tidak ada tempat lain yang bisa menahannya.

Pemeriksaan pascakematian akan dilakukan terhadap jasad Hinkley dan penyelidikan lebih lanjut bakal digelar di kemudian hari.

Nekat dan Menyakitkan, Demi Tak Tertidur Saat Kerjakan PR, Bocah Ini Tancapkan Jarum ke Penis

Tidak ada orang lain yang terluka dalam insiden kebakaran di penjara tersebut, karena api tertahan hanya di dalam sel Hinkley.

Penyelidikan akan dilakukan untuk menemukan bagaimana Hinkley bisa mendapatkan bahan-bahan yang dipakainya menyalakan api di dalam sel.

"Seorang tahanan di Penjara HM Swaleside bernama Christian Hinkley telah tewas pada 29 Juli setelah terjadinya kebakaran di dalam selnya," kata juru bicara Layanan Penjara Inggris.

"Seperti kasus kematian dalam tahanan lainnya, akan ada penyelidikan independen yang dilakukan oleh pihak Ombudsman Penjara dan Percobaan."

"Kepolisian dan Departemen Pemadam Kebakaran juga akan menggelar menyelidiki kasus ini," tambah pernyataan juru bicara, dikutip Mirror.

(Kompas.com/Agni Vidya Perdana)

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved