Pengadilan Tolak Gugatan Praperadilan Kivlan Zen, Polri Merespons Begini

Pengadilan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zen.

Pengadilan Tolak Gugatan Praperadilan Kivlan Zen, Polri Merespons Begini
KOMPAS.com/Devina Halim
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen menyambangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Pengadilan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zen.

Penolakan gugatan praperadilan Kivlan Zen dibacakan hakim tunggal, Achmad Guntur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Diketahui, Kivlan Zen merupakan tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Terkait keputusan pengadilan itu, Mabes Polri pun angkat bicara terkait penolakan gugatan praperadilan tersebut.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penolakan gugatan praperadilan itu berarti seluruh tahapan yang dilakukan kepolisian telah sesuai prosedur.

 "Artinya seluruh tahapan proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya mulai dari penetapan tersangka, penahanan, kemudian penyitaan sudah dilakukan sesuai prosedur sebagaimana diatur di KUHP acara pidana," ujar Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). (KOMPAS.com/Devina Halim)

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga mengatakan pihak Polda Metro telah menghadirkan 62 bukti perihal kasus yang menjerat mantan Kepala Staf Kostrad tersebut.

Keputusan hakim yang menolak gugatan praperadilan Kivlan Zen, ucapnya, harus dihargai dan dihormati. Jenderal bintang satu itu menilai keputusan hakim sudah obyektif.

"Dari polda kan dalam sidang sudah menghadirkan 62 bukti terkait masalah administrasi penetapan tersangka, penahanan, penyitaan, semua sudah diuji oleh majelis hakim sidang dan dinyatakan sah apa yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya," kata dia.

"Keputusan hakim harus dihargai dan dihormati karena sudah obyektif," imbuh Dedi Prasetyo.

Seperti diketahui, Hakim tunggal Achmad Guntur, memutuskan untuk menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen.

Hakim menilai penetapan tersangka dan penyitaan yang dilakukan oleh penyidik kepolisian telah sesuai prosedur.

"Maka permohonan pemohon tentang penetapan tersangka dan penangkapan dan penyitaan tidak beralasan. Dan oleh karena itu permohonan pemohon ditolak seluruhnya," ujar Guntur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jln Ampera Raya, Jakarta, Selasa (30/7/2019). (Vincentius Jyestha Candraditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gugatan Praperadilan Kivlan Zen Ditolak, Ini Respon Polri

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved