Nekat dan Menyakitkan, Demi Tak Tertidur Saat Kerjakan PR, Bocah Ini Tancapkan Jarum ke Penis

Seorang bocah 13 tahun asal China, nekat menusuk jarum akupuntur sepanjang 10 sentimeter ke penisnya agar tidak tertidur saat kerjakan PR.

Nekat dan Menyakitkan, Demi Tak Tertidur Saat Kerjakan PR, Bocah Ini Tancapkan Jarum ke Penis
Daily Mirror/AsiaWire via Kompas.com
Inilah jarum akupunktur sepanjang 10 sentimeter yang tertancap di penis seorang bocah di China. Jarum itu sengaja dia tancapkan agar tak tidur saat mengerjakan PR. 

TRIBUNJABAR.ID, WEINAN - Seorang bocah 13 tahun asal China, nekat menusuk jarum akupuntur sepanjang 10 sentimeter ke penisnya agar tidak tertidur saat kerjakan PR.

Bocah tersebut melakukannya secara diam-diam tanpa sepengatahuan ibunya.

Dilansir Daily Mirror Senin (29/7/2019), sang ibu mengetahuinya setelah melihat gelagat aneh dari sang anak.

Ketika itu, barulah bocah tersebut mengaku pada ibunya mengenai yang dia lakukan.

Bocah yang tak disebutkan identitasnya itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Anak Xi'an dan mendapat perawatan setelah mengaku 15 jam kemudian.

"Dia berjalan tidak seperti biasanya karena sangat lambat. Saat saya menyuruhnya untuk cepat, dia terus berjalan lambat dan sepertinya kesakitan," ungkap ibunya.

Penembakan Brutal Terjadi di Festival Makanan California, Tiga Orang Tewas, Pelakunya Remaja

Setelah ditanyakan, baru si anak itu mengaku. Dia berkata sering tidur ketika mengerjakan PR. Karena itu, dia berusaha mencari cara agar tak mengantuk.

"Jadi, dia menusukkan jarum ke penisnya. Saat saya bertanya mengapa dia tak memberitahukannya lebih awal, dia menjawab tidak tahu bagaimana caranya," lanjutnya.

Wakil kepala urologi Rumah Sakit Anak Xi'an Dr Wang Shengxing menuturkan, dia menerima bocah itu pada pagi buta setelah sebelumnya dia dirujuk ke rumah sakit lebih kecil.

Wang menjelaskan, orangtua bocah itu mengaku sangat stres karena anaknya tidak bisa berjalan, apalagi sekadar kencing, karena rasa sakit yang diderita.

"Panjang jarum itu 10 sentimeter dan masuk hingga mendekati kantong kemih," papar Wang. Karena itu, mereka segera menggelar operasi darurat.

Sebab, menurut Wang, jika jarum itu sampai masuk lebih dalam, ada kemungkinan pembuluh atau kantung kemih bakal robek, dan mengakibatkan infeksi dan pendarahan.

Untungnya, jarum itu bisa dicabut dari penis si bocah. Dia dilaporkan bakal segera pulih dari operasi.

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Demo Anti Pemerintah Hong Kong Kembali Digelar, Polisi Tembakkan Peluru Karet dan Gas Air Mata

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved