Cianjur Tambah Peserta Bantuan Iuran BPJS 50.791 Jiwa, Total 95 Persen Warga Sudah Terdaftar JKN-KIS

“Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur selalu mengupayakan perluasan cakupan kepesertaan JKN-KIS dan terwujudnya UHC di Kabupaten Cianjur,” kata Herman.

Cianjur Tambah Peserta Bantuan Iuran BPJS 50.791 Jiwa, Total 95 Persen Warga Sudah Terdaftar JKN-KIS
Istimewa
Layanan aplikasi BPJS JKN online. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan Pemda Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk mendukung Program JKN-KIS menuju Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur selalu mengupayakan perluasan cakupan kepesertaan JKN-KIS dan terwujudnya UHC di Kabupaten Cianjur,” kata Herman.

Salah satu tujuan dari Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah terciptanya cakupan kepesertaan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Dari 11 lembaga pemerintah yang diinstruksikan Presiden langsung untuk mendukung tercapainya tujuan ini adalah Pemimpin Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini wali kota dan bupati yang berkewajiban memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam Program JKN.

Hal ini pun yang menjadi salah satu agenda utama BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi bersama Pemda Kabupaten Cianjur, untuk mewujudkan UHC Wilayah Kabupaten Cianjur pada tahun 2019.

Kepesertaan di Kabupaten Cianjur sampai dengan bulan Juni 2019 telah mencapai 1.926.807 jiwa dari 2.263.201 penduduk atau sebesar 85,14% dari total jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur, dengan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI APBD) mencapai 144.785 jiwa.

Pimpinan BPJS Kesehatan Ramai-ramai Turun ke Lapangan, Masyarakat Masih Kekurangan Informasi JKN-KIS

Kehadiran Perpres 82 Tahun 2018, Bayi Baru Lahir dan Kades Wajib Menjadi Peserta JKN-KIS

Setelah melalui rangkaian diskusi dan pertemuan berkesinambungan membahas pencapaian UHC tersebut, akhirnya mencapai kesepakatan untuk menambah peserta PBI APBD sebanyak 50.791 jiwa di tahun 2019.

Jadi, total jumlah peserta PBI APBD Kabupaten Cianjur bertambah menjadi 195.576 jiwa dan secara keseluruhan menambah pencapaian peserta menjadi 87,38% dari jumlah penduduk Kabupaten Cianjur.

Kesepakatan ini tertuang dalam Addendum Perjanjian Kerjasama Integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Cianjur Tahun 2019 yang ditandatangani oleh Pemda Kabupaten Cianjur dan BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, bertempat di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (26/7/2019).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Yasmine Ramadhana Harahap mengatakan bahwa integrasi Jamkesda merupakan sinergi penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemda dengan skema JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

“Ini adalah bentuk dukungan Pemda terhadap keberlangsungan program JKN-KIS demi mencapai cakupan semesta atau UHC sangatlah strategis,” kata Yasmine.

Yasmine mengatakan dengan penambahan cakupan kepesertaan PBI APBD saat ini, maka untuk mencapai UHC minimal 95% penduduk kabupaten Cianjur sudah menjadi peserta JKN-KIS, tersisa sekitar 8.02% lagi atau sebanyak 172.443 jiwa.

Dengan Komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder, Kabupaten Cianjur optimis dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved