PDIP Tak Ingin Jumlah Koalisi Bertambah, Dikhawatirkan Tidak Solid

PDIP tidak ingin menambah jumlah partai politik yang akan bergabung dalam koalisi Jokowi - Maruf Amin.

PDIP Tak Ingin Jumlah Koalisi Bertambah, Dikhawatirkan Tidak Solid
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Pareira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/1/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - PDIP tidak ingin menambah jumlah partai politik yang akan bergabung dalam koalisi Jokowi - Maruf Amin.

Jumlah partai yang bertambah akan membuat koalisi tidak solid.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Andreas Pariera, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

"Bahwa di luar itu ada suara-suara yang ingin bergabung, tapi yang penting pertama itu koalisi solid. Sehingga jangan sampai ada penambahan atau ini justru membuat koalisi tidak solid," kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Rahasia Tubuh Bugar Jokowi Terungkap, Ternyata Sudah 18 Tahun Konsumsi Minuman Ini, Resepnya Mudah

Andreas mengatakan, dukungan partai-partai koalisi Jokowi - Ma'ruf sudah cukup sehingga dalam politik yang demokratis diperlukan partai-partai di luar pemerintah untuk menjaga sistem check and balance.

Andreas mengatakan, pihaknya ingin menghindari kegemukan dalam koalisi pemerintah.

Sebab, koalisi yang gemuk justru tidak akan efektif dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Dan saya kira kekuasaan itu kalau terlalu gemuk itu justru menjadi tidak lincah. Ya kita menghindari terjadinya obesitas kekuasaan," tuturnya.

Selanjutnya, Andreas mengatakan, selama ini upaya partai-partai yang pernah mendukung Prabowo-Sandi untuk pindah ke koalisi Jokowi-Ma'ruf mungkin memang ada.

Namun, menurut partai-partai tersebut tetap ingin menjadi oposisi.

"Saya kira selama ini upaya-upaya seperti itu (gabung koalisi pemerintah) mungkin ada, tapi secara jelas juga mereka saya kira temen-temen Gerindra kebanyakan lebih suka ada di luar. Mungkin ada satu dua partai yang lain, tapi itu tadi posisi menjaga soliditas itu jauh lebih penting," ujarnya. (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Perebutan Kursi Menteri Memanas, Parpol Pengusung Jokowi-Maruf Tolak Parpol Pendukung Prabowo-Sandi

Akan Ada Pertemuan Lanjutan Prabowo-Jokowi, Megawati Turut Diundang

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved