Ternyata dari Tasikmalaya, Iwan Game yang Jarinya Tak Berhenti Bergerak seperti Main Game di Ponsel
Sejak April 2019, Iwan mulai dirawat di yayasan tersebut. Awalnya, oleh keluarga dia dirawat Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tasikmalaya.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJABAR.ID, BEKASI SELATAN - Iwan Setiawan pria kelahiran Kabupaten Tasikmalaya, 25 Desember 1987 merupakan pasien panti rehabilitasi orang gangguan jiwa Yayasan Jamrud Biru, Jalan Asem Sari II, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Sejak April 2019, Iwan mulai dirawat di yayasan tersebut. Awalnya, oleh keluarga dia dirawat Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tasikmalaya.
Namun, pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, kemudian merekomendasikan Iwan dirujuk ke Yayasan Jamrud Biru Bekasi.
Hartono, pengelola sekaligus pendiri Yayasan Jamrud Biru mengatakan, awalnya Iwan datang dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Penampilan fisik yang kurus kurang terawat serta gangguan mental yang tidak stabil.
"Dia diantar ke sini, waktu itu badannya kurus, kurang terawat, mentalnya juga enggak karuan lumayan parah," kata Hartono.
Iwan mengalami gangguan jiwa cukup parah, tangannya tidak pernah berhenti bergerak seperti orang yang sedang fokus dengan gawai.
Kondisi ini terus menerus dilakukan Iwan tanpa henti sepanjang hari.
Akibat keanehan ini, pihak yayasan kemudian menjulukinya Iwan Game lantaran dia, selalu menggerakkan tanggan seperti orang yang sedang bermain game.
"Dia cenderung pasif, diam di satu tempat bisa berjam-jam kaya begitu aja (gerakan tangan seolah sedang bermain game di ponsel), kalau enggak kita pindahin, enggak akan pindah dia," ungkap Hartono.
Dibanding pasien lainnya, kondisi Iwan termasuk yang paling parah, dia tidak pernah merespon apapun ketika ditanya ataupun diajak bicara.
• Hore, Proses Naturalisasi Fabiano Beltrame Akan Selesai Akhir Bulan Ini
• Butuh Waktu 3 Tahun Lagi untuk Kembalikan Tubuh Aria Permana ke Kondisi Normal
• Lawan PSIS, Persib Bandung Siapkan Formasi Baru, Ini Dua Pemain yang Gantikan Duet Bojan-Jupe
Untuk makan dan mandi saja, dia harus dibantu disuapi dan dimandikan petugas yayasan.
"Iwan kalau kita enggak gerakkan dia enggak akan gerak, karena sudah terpaku ke tangannya, goyang-goyang jempol seolah main game," ungkap Hartono.
Selayaknya pasien lain, Iwan setiap hari diberikan pengobatan berupa jamu buatan Hartono yang terbuat dari bahan-bahan herbal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/iwan-game-dari-tasikmalaya.jpg)