Pengumpulan Zakat di Jabar Naik 30 Persen, Potensinya Capai Rp 26,84 Triliun

Riset terbaru yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) mencatat potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 233,8 triliun.

Pengumpulan Zakat di Jabar Naik 30 Persen, Potensinya Capai Rp 26,84 Triliun
Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Riset terbaru yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 233,8 triliun.

Jawa Barat sendiri memiliki potensi zakat terbesar ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur, yakni Rp 26,84 triliun.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pun mengimbau para kepala daerah di Jawa Barat untuk menerbitkan peraturan bupati atau wali kota yang menjadi payung hukum pemungutan zakat di daerahnya masing-masing.

Uu mencontohkan hal tersebut telah dilakukan oleh Kabupaten Garut. Akhirnya, Baznas Kabupaten Garut sukses mendapat zakat Rp 2,5 miliar per bulan. Hal inilah, katanya, yang harus dicontoh oleh daerah lainnya.

"Di samping kesadaran dan pemahaman agama, zakat ini harus ada unsur regulasi. Kami imbau kepala daerah buat aturan mengenai zakat, pertama untuk ASN, kemudian masyarakat," kata Uu di Bandung, Rabu (17/7/2019).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (tengah) didampingi Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (kedua dari kiri) serta jajaran direksi Bank BJB simbolis memberikan santunan kepada anak yatim pada Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Bank BJB di Kantor Pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019). Pada acara yang mengusung tema
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (tengah) didampingi Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (kedua dari kiri) serta jajaran direksi Bank BJB simbolis memberikan santunan kepada anak yatim pada Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Bank BJB di Kantor Pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019).  (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Perolehan Zakat Fitrah, Infaq, dan Zakat Maal Kabupaten Indramayu Tembus Rp 34 Miliar

Uu mengatakan di Pemprov Jabar sendiri telah memberlakukan pemungutan zakat kepada para ASN. Sekitar Rp 400 miliar zakat dari Pemprov Jabar di masa Ramadan, dan zakat yang diperoleh dari ASN mencapai Rp 1,2 miliar per bulan.

Ketua Baznas Jawa Barat, Arif Ramdani, mengatakan baznas di 27 kota dan kabupaten di Jabar telah aktif dan turut dalam penyaluran zakatnya. Mulai dari masalah ekonomi masyarakat, kesehatan, pendidikan, sosial, sampai kebencanaan, katanya, menjadi target penyalurannya.

"Pengumpulan zakat di Jawa Barat mengalami peningkatan antara 25 persen sampai 30 persen per tahunnya," kata Arif.

Laporan keuangan Baznas Jawa Barat dan 80 persen baznas kabupaten dan kota di Jawa Barat, katanya, telah diaudit BPK. Baznas Jabar sendiri mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved