Bentrokan Antar Warga di Desa Parean Girang Sudah Menjalar Pada Bentrokan Antar Tetangga

Bentrokan antar warga di Desa Parean Girang dan Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu kerap terjadi hampir setiap tahun

Bentrokan Antar Warga di Desa Parean Girang Sudah Menjalar Pada Bentrokan Antar Tetangga
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Pos Pengamanan Tiga Pilar Sanika Satyawada 2000 yang terletak di perbatasan Desa Parean Girang dan Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bentrokan antar warga di Desa Parean Girang dan Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu kerap terjadi hampir setiap tahun.

Bahkan bentrokan tersebut sudah menjalar hingga antar tetangga meski cakupannya masih dalam satu desa.

Kuwu Parean Girang, Iman Tarsiman mengatakan, bentrokan antar warga terakhir kali terjadi pada malam takbiran, Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Sudah sampai antar gang tawuran itu, padahal satu di RW 09 RT 02 dan 01, bahkan dari bentrokan itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia," ujar Iman Tarsiman seusai peresmian Pos Pengamanan Tiga Pilar di perbatasan antara Desa Parean Girang dan Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Selasa (16/7/2019).

Dirinya menyampaikan, bentrokan antar warga sudah seperti tradisi masyarakat sekitar.

"Apalagi di tahun 2014-2016, bentrokan itu sering terjadi kalau tahun 2018 ke sini sudah mulai jarang," ucap dia.

Pos Pengamanan Tiga Pilar di Indramayu Menjadi yang Pertama di Jabar, Ini Kata Kapolres

Terlebih sejak adanya pasar jodoh sekitar tahun 2000 dahulu, masyarakat setempat sering terlibat tawuran oleh hal-hal sepele.

Pasar jodoh itu disebutkan Kuwu Parean adalah tempat pertemuan antara laki-laki dan perempuan.

Adapun pemicu bentrok antar warga dikarenakan banyak masyarakat yang mengonsumsi minuman keras kemudian dipantik dengan adanya saling ejek sehingga bentrokan pun tidak terelakan.

Pos Pengamanan Tiga Pilar Diresmikan, Ini Alasan Bupati Indramayu Bangun Pos Khusus

"Biasanya saling ejek entah itu masalah perempuan atau apa, tapi mulanya itu sedang mabuk terus saling ejek," kata dia.

Adapun masyarakat yang terlibat tawuran disebutkan Kuwu Parean Girang adalah masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di desa tersebut.

Dirinya berharap dengan adanya Pos Penagamanan Tiga Pilar ini bentrokan antar warga tidak kembali terjadi dan masyarakat bisa bersatu.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved