Senin, 27 April 2026

PA 212 Mungkin Saja Dukung Pertemuan Jokowi dan Prabowo Kemarin, Asalkan . . .

Kadiv Hukum PA 212 Damai Hari Lubis mempertanyakan mengenai isi pertemuan antara Jokowi dan Prabowo.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Kolase TribunJabar.id (TV One dan istimewa)
Kadiv Hukum PA 212 Damai Hari Lubis mempertanyakan mengenai isi pertemuan antara Jokowi dan Prabowo. 

TRIBUNJABAR.ID - Kadiv Hukum PA 212 Damai Hari Lubis mempertanyakan mengenai isi pertemuan antara Jokowi dan Prabowo.

Menurutnya, bukan tidak mungkin PA 212 mendukung pertemuan Jokowi dan Prabowo tersebut.

Asalkan, ujar Damai Hari Lubis, langkah Prabowo itu harus sesuai dengan keinginan ijtima ulama atau tidak.

Namun, jika isi pertemuan Jokowi dan Prabowo tak sesuai dengan keinginan ijtima ulama, tentu saja PA 212 akan menolaknya.

"Kita belum tahu apa isinya, jadi materi pokok agenda (pertemuan Jokowi dan Prabowo) itu kita enggak tahu," ujar Damai dalam tayangan TV One, dikutip TribunJabar.id, Senin (15/7/2019).

Amien Rais Angkat Bicara soal Rekonsiliasi dan Pertemuan Jokowi-Prabowo, Ini Kata Sejumlah Tokoh

Ia mengatakan, keinginan PA 212 adalah memperjuangkan mengenai penyelesaian kegaduhan pemilu.

Kegaduhan pemilu itu, menurut Damai, di antaranya adalah kematian ratusan petugas KPPS, adanya korban dalam kerusuhan 22 Mei, lalu tentang kriminalisasi ulama.

"Itu ada enggak dalam agenda itu? (pertemuan Jokowi dan Prabowo). Kalau ada, ya mungkin juga kita dukung. Kalau enggak ada, ya jalan saja sendiri," ujar Damai.

Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT Senayan, Sabtu (13/7/2019)
Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT Senayan, Sabtu (13/7/2019) (KOMPAS.com -Walda Marison)

Hingga saat ini, lanjutnya, ia belum menerima klarifikasi atau pun penjelasan dari langkah Prabowo bertemu Jokowi.

Jika pertemuan itu adalah rekonsiliasi, ia mengaku tak tahu rekonsiliasi dalam hal apa.

Postingan Prabowo Setelah Ketemu Jokowi Banjir Komentar, Patahkan Tudingan Tergiur Kursi Pemerintah?

"Sementara kami siap-siap saja rekonsiliasi juga, tapi bukan sebagai agendanya Pak Prabowo," ujarnya.

Damai menegaskan, ulama PA 212 tak tunduk pada garis politik Prabowo.

Ia mengatakan, dukungan PA 212 hanya dukungan politis pada pemilu saja.

"Kita salurkan suara ini melalui ijtima ulama kepada Pak Prabowo. Jadi kalau Pak Prabowo ada langkah tidak sesuai dengan ulama, itu tolak. Artinya kami bukan mendengar suara Prabowo," kata Damai.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved