Noor Rafika: Fatayat NU Jabar Selaraskan Program dengan Pemprov

PW Fatayat NU Jabar, Noor Rafiqa mengajak seluruh kader Fatayat NU untuk sama-sama membangun organisasi untuk lebih maju dan modern

Noor Rafika: Fatayat NU Jabar Selaraskan Program dengan Pemprov
Istimewa
Konferensi Wilayah (Konferwil) XI memiliki tema "Penguatan Kelembagaan Organisasi dan Ekonomi Perempuan", Minggu (14/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat, Noor Rafiqa mengajak seluruh kader Fatayat NU untuk sama-sama membangun organisasi untuk lebih maju dan modern. Pihaknya pun akan menyelaraskan programnya dengan sejumlah program Pemprov Jabar.

Noor Rafika menuturkan program Fatayat NU ke depan akan selaras dengan program Pemprov Jawa Barat. Di antaranya ikut berperan dalam membantu program perempuan dan anak, serta peningkatan perekonomian masyarakat yang digagas Pemprov Jabar.

Pihaknya juga mendorong kader fatayat NU agar mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki. Hal ini sesuai dengan semangat kemandirian masyarakat Jawa Barat.

"Kami akan siap membantu Pemprov Jabar karena memang kita juga disetiap PC mempunyai tanggung jawab ke arah itu," katanya di Bandung, Senin (15/7/2019).

Noor Rafiqa menambahkan untuk program kesehatan masyarakat pihaknya juga akan membantu bersama PKK. Sebab, program ini selaras dengan program Atalia Praratya sebagai Ketua PKK Jabar.

"Sebenarnya anggota Fatayat NU banyak juga yang tergabung menjadi kader Tim Penggerak PKK. Jadi program ini nantinya akan dijadikan agenda kegiatan resmi diseluruh tingkatan organisasi ke wilayahan," kata Noor Rafiqa.

Menurutnya, pada gelaran konferensi Wilayah (Konferwil) ke XI memiliki tema "Penguatan Kelembagaan Organisasi dan Ekonomi Perempuan", Minggu (14/7), Fatayat NU harus tampil menjadi organisasi maju dan unggul serta memiliki manfaat untuk masyarakat luas.

Dia mengatakan, sebagai pimpinan wilayah yang baru saja terpilih periode 2019-2024 pada Konferwil, organisasi Fatayat NU harus memiliki kader-kader unggul dan memiliki nilai positif bagi organisasi.

Selain itu, Fatayat NU sebagai organisasi perempuan di tubuh Nahdlatul Ulama dapat menjadi wadah aktualisasi para pemudi di Nahdlatul Ulama. Terutama peran Fatayat dalam mengawal kader Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdiyah.

"Kami pun akan berupaya untuk maksimal dalam kaderisasi di semua PC se-Jawa Barat, kemudian mengembangkan SDM serta meningkatkan kinerja ke depannya untuk Fatayat NU," jelas Noor Rafiqa.

Dia mengatakan, Fatayat NU selama ini masih terdapat banyak tugas yang harus diselesaikan. Salah satunya, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kelembagaan organisasi. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved