Serba Serbi Tribun
Dapat Rp 1 Miliar Hasil Jual Satu Burung Merpati, Ini yang Akan Dilakukan Oleh Aris
Aris mendapat uang Rp 1 miliar gara-gara jual Jayabaya. Uangnya akan dipakai untuk ini.
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: taufik ismail
Burung Jayabaya dibeli seharga Rp 1 miliar oleh warga Depok bernama Robby dan ia membeli menggunakan giro.
Proses jual belinya berlangsung pada Jumat (28/6/2019) lalu.
Burung merpati Jayabaya merupakan burung merpati lomba kecepatan yang banyak berprestasi tingkat regional maupun tingkat Nasional.
"Kalau burung itu adu kecepatan dan adu ketangkasan, yang lebih cepat dari Jayabaya itu banyak, tapi keistimewaanya itu sering pulang bawa hadiah. Saya beli Januari 2018," ujarnya.
Aristyo Setiawan mengaku membeli burung merpati Jayabaya dari temannya bernama Iksan berasal dari Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Januari 2018.

Aris menceritakan asal keturunan burung Jayabaya tersebut merupakan hasil perkawinan burung merpati jantan milik Aris dan burung merpati betina milik Iksan.
Hasilnya, merpati betina itu bertelur dan menetaskan dua merpati jantan dan dua merpati betina.
Lalu Aris dan Iksan sepakat untuk membagi keempat anak burung merpati tersebut, temannya itu kebagian burung merpati Jayabaya itu.
"Jayabaya itu saya beli dari teman saya bernama Iksan di Ciparay, Kabupaten Bandung. Sebetulnya Jayabaya itu masih ternakan saya juga. Jadi bapaknya itu punya saya, kita kongsi nih dia keluar anaknya empat dibagi dua, Jayabaya ini ada di teman saya," ujarnya.
Setelah itu, burung merpati Jayabaya mengikuti lomba tingkat regional lokal dan nasional.
Prestasi Jayabaya membuat Aris tertarik untuk memberi burung merpati itu meskipun harus merogoh kocek hingga Rp 50 juta.
"Dia nawarin ke saya, karena dia (Iksan) sudah komitmen sama saya, dia enggak jual ke yang lain. Saya ada rezeki, ya udah saya beli, dulu saya beli Rp 50 juta," ujarnya.
Terkait penamaan Jayabaya, Aris mengatakan nama itu diberi temannya Iksan. Menurutnya, nama Jayabaya diambil dari pewayangan yang merupakan raja asal Kediri.
"Saya juga enggak tahu soalnya itu, yang namainya teman saya itu. Katanya Awalnya namanya itu Arjuna, diambil dari pewayangan tapi takut ketinggian, jadi namanya Jayabaya asalnya dari raja Kediri," ujarnya.
Sementara itu, terkait prestasi, Aris mengatakan Jayabaya memang sering juara di berbagai ajang lomba merpati tingkat nasional khususnya di ajang kelas merpati tinggi kolong meja dan masuk empat dari 1200 peserta yang ikutan lomba.