Emak-emak di Indramayu Bergoyang Sambut Launching Sekoper Cinta dan Siap Mandiri
DP3A Kabupaten Indramayu melaunching Sekolah Perempuan Capai Impian Cita-Cita (Sekoper Cinta) di Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangampel
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu melaunching Sekolah Perempuan Capai Impian Cita-Cita (Sekoper Cinta) di Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/6/2019).
Kepala DP3A Kabupaten Indramayu, Lily Ulyati mengatakan, program Sekoper Cinta ini merupakan program yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk memberdayakan kaum ibu di Jawa Barat.
"Adanya program ini harus dimanfaatkan betul-betul sebagai wadah penguatan perempuan untuk dapat meningkatkan kapasitas dirinya," ujar Lily Ulyati saat ditemui Tribuncirebon.com seusai melaunching program Sekoper Cinta di Desa Tanjungsari.
Dikatakan Lily, ibu-ibu di Kabupaten Indramayu harus dapat menunjukan daya saing lebih dibanding daerah lainnya yang ditunjang dengan beragam kemampuan keterampilan, agar para ibu bisa mandiri dan tidak selalu bergantung kepada suami.
Pantauan Tribuncirebon.com di lapangan, launching Sekoper Cinta berlangsung meriah, bahkan sebagai pembakar semangat, emak-emak itu melakukan goyang Sekoper Cinta.

Terlihat sangat antusias para emak-emak itu dalam menari. Mereka bersemangat mengikuti gerakan yang dicontohkan instruktur sembari bersama-sama menyanyikan iyel-iyel Sekoper Cinta.
Di tempat yang sama, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Karangampel, Daunah Nurindrawati menambahkan, program Sekoper Cinta ini akan diisi oleh serangkaian kegiatan pemberdayaan kaum ibu.
Disebutkan dia, seperti di bidang perekonomian, pola asuh anak, siaga bencana, kebersihan lingkungan, dan lain-lain.
"Mereka akan belajar disini selama dua bulan mulai tanggal 1 Juli 2019 mendatang, dimana satu minggunya itu ada tiga kali pertemuan," ucap dia.
• Majalengka Buka Sekoper Cinta dan Ngabaso, Program Peningkatan Peran Perempuan
Dirinya menyampaikan, dalam kelas tersebut ibu-ibu akan belajar bagaimana membuat produk, mengemas produk, hingga bagaimana memasarkan produk.
Selain itu, di bidang lainnya seperti kecantikan, penanganan dini bencana, pemanfaatan limbah sampah, dan lain-lain juga akan dipelajari oleh para kaum emak-emak.
"Ada 100 ibu-ibu yang ikut program Sekoper Cinta ini, mereka dari usia 18-50 tahun," ujar Daunah Nurindrawati.