Kasus Hoaks Petugas KPPS Mati Diracun

Pungli Duit UNBK, Kepsek SMPN 3 Ngamprah KBB dan Komite Sekolah Ditangkap Tim Saber Pungli

Tim Saber Pungli Jabar menangkap Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ngamprah Kabupaten Bandung Barat

Pungli Duit UNBK, Kepsek SMPN 3 Ngamprah KBB dan Komite Sekolah Ditangkap Tim Saber Pungli
Ilustrasi Pungli 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim Saber Pungli Jabar menangkap  Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ngamprah Kabupaten Bandung Barat dan komite sekolah, karena kedapatan melakukan pungutan liar (Pungli) kepada orangtua siswa pada Selasa (18/6/2019).

"Betul, yang diamankan kepala SMP dan komite. Saat ini kasusnya dilimpahkan ke UPP Saber Pungli Kabupaten Bandung Barat yang diterima oleh Sekretaris Saber Pungli Bandung Barat, Ipda Ahmad untuk ditindak lanjuti," ujar Kepala Unit Tim II Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli, AKBP Basman via ponselnya, Jumat (21/6/2019).

Ia menerangkan pihaknya ‎ menginterogasi sejumlah orangtua siswa terkait pungutan ‎ujian nasional berbasis komputer (UNBK) ke siswa senilai ratusan ribu, termasuk uang pemantapan.

"Oran tua siswa keberatan dengan adanya pungutan UNBK yang dibebankan pada siswa kelas 9 sebesar Rp 150 ribu dan pungutan uang pemantapan Rp 385 ribu," ujar Basman.

Pihaknya mengkonfrontasi keterangan orangtua tersebut dengan kepala SMP Negeri 3 Ngamprah terkait hal itu. Dari pungutan itu, sudah terkumpul Rp 40,5 juta dan sudah digunakan untuk membeli komputer.

Tentang Kecurangan di SPBU Bungkul Indramayu, Pertamina Siap Tindak Tegas

"Pihak sekolah membenarkan adanya pungutan tersebut untuk seluruh siswa kelas 9 tanpa terkecuali siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Uang pungutan senilai Rp 40 juta lebih dan digunakan untuk membeli komputer, sudah diamankan dan jadi barang bukti," ujar dia. Terdapat selisih Rp 15 juta dan kini jadi barang bukti.

Sementara itu, untuk pungutan liar pemantapan dengan biaya Rp 385 ribu dibebankan pada orangtua siswa, terkumpul uang Rp 95,5 juta. "Ada selisih Rp 15 juta dari uang pemantapan. Total barang bukti Pungli UNBK dan pemantapan senilai Rp 30 juta lebih," ujar dia.

Ia menambahkan, ada 272 orangtua siswa yang membayar terkait UNBK dan pemantapan. 32 orang di antaranya warga kurang mampu dan yang belum membayar 11 orang.

Ular Piton Raksasa Telan Buaya Besar, Ini Foto-fotonya yang Bikin Merinding Itu

"Kebijakan pungutan UNBK dan pemantapan inisiatif kepala sekolah, saudara Mepi dan Ketua Komite, saudara Anas Barnas. Perbuatannya bertentangan dengan Permendikbud 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah Permendikbud No 60 tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan Pada SD dan SMP," ujar Basman.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved