Dua Muncikari di Indramayu Ditangkap Polisi, Sediakan PSK Bertarif Rp 100 Ribu Sekali Kencan

Satreskrim Polres Indramayu berhasil meringkus dua tersangka penyedia PSK atau muncikari.

Dua Muncikari di Indramayu Ditangkap Polisi, Sediakan PSK Bertarif Rp 100 Ribu Sekali Kencan
tribunjabar/Handhika Rahman
Polres Indramayu saat melakukan konferensi pers penangkapan dua orang muncikari di Makopolres Indramayu, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Satreskrim Polres Indramayu berhasil meringkus dua tersangka penyedia PSK atau muncikari.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan, kedua tersangka yakni KDR  (49) warga Desa Sukasari Blok Dongkal RT03/01, Kecamatan Arahan dan DSH (49) warga Desa Larangan Blok Larangan Induk RT 024/005 Kecamatan Lohbener.

Mereka ditangkap di dua tempat berbeda. Disebutkan Kapolres, KDR ditangkap pada Jum’at, 24 Mei 2019 pukul 22.30 WIB dan DSH pada Minggu,16 Juni 2019 pukul 22.40 WIB.

"Tersangka KDR ini ditangkap di Jalan Raya Desa Lohbener dan tersangka DSH di Lokasi Surmi Desa Waru Blok Pertamina Kecamatan Lohbener," ujar AKBP M. Yoris MY Marzuki saat menggelar konferensi pers di Makopolres Indramayu, Kamis (20/6/2019).

Adapun modus yang dilakukan tersangka, dijelaskan Kapolres Indramayu, mereka menyediakan perempuan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk melayani lelaki hidung belang.

Yoris menyebutkan, sedikitnya didapati 5 orang korban atau PSK, mereka berinisial  RS (23) dan SN (33) warga Kabupaten Bandung, serta NSH (39), RMS (39), MS (43) yang merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Polisi Gelar Tes Psikologi Terhadap Amsor, Pria Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 150

Selain menyediakan jasa esek-esek, para PSK ini juga diminta oleh tersangka untuk menemani laki-laki minum-minuman keras.

"Tersangka ini menyediakan tarif untuk melayani laki-laki yang ingin melakukan persetubuhan sebesar Rp 100 ribu sampai dengan Rp 130 ribu itu sudah termasuk sewa kamar," ujar dia.

Atas kejadian tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu tiga potong Sprei, tiga bungkus kondom, lima buah kondom, uang tunai sebesar Rp 1.418.000, tiga pak tisu, satu buah gel pelumas merk Durex, satu potong sarung bantal warna hijau, satu potong celana dalam cokelat, satu potong celana dalam kuning motif polkadot, satu potong kaus lengan pendek warna hitam, dan tiga botol bir hitam.

"Tersangka dijerat pasal 296 KUHP dan atau 506 KUHP dengan ancaman Pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan," ujar Kapolres.

Tahun Depan, 8 Daerah di Jawa Barat Ikut Pilkada Serentak, Ridwan Kamil Siap Naikkan Anggaran

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved