10 Warga Desa Adi Dharma Ciebon Positif Demam Berdarah, Pemdes Fogging di Rumah-rumah

Fogging dilakukan karena kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Adi Dharma meningkat dalam sebulan terakhir.

10 Warga Desa Adi Dharma Ciebon Positif Demam Berdarah, Pemdes Fogging di Rumah-rumah
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Pemerintah Desa Adi Dharma Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, melakukan fogging di rumah-rumah warga pada Rabu (19/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Pemerintah Desa Adi Dharma Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, melakukan fogging di rumah warganya pada Rabu (19/6/2019).

Selain di rumah, fogging juga dilakukan di saluran air yang ada di sekitar warga.

Hal itu dilakukan karena kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Adi Dharma meningkat dalam sebulan terakhir.

Pasalnya, ada 10 warga yang dinyatakan positif terkena DBD alias demam berdarah.

Sekertaris Desa Adi Dharma, Suharto, mengatakan, fogging yang dilakukan merupakan inisiatif desa untuk mengantisipasi penyebaran DBD yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.

200 Hektare Sawah di Ciamis Terancam Kekeringan, Padi Terancam Puso

Angka Kasus DBD Meningkat di Cirebon, Dewan Minta Dinkes Belajar dari Kejadian Lima Tahun yang Lalu

"Pemerintah desa berinisiatif melakukan fogging atau pengasapan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon," katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (19/6/2019).

Dari 10 warga yang terkena DBD itu, lanjut kata Suharto, beberapa sudah dirawat di rumah sakit.

Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya kasus DBD di Desa Adi Dharma lantaran Kabupaten Cirebon saat ini menjadi wilayah endemik atau wilayah penyebaran DBD.

Selain melakukan fogging, warga Desa Adi Dharma juga melakukan kerja bakti dan membersihkan saluran air setiap akhir pekan.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved