Sanggar Lingkungan Hidup Ajak Masyakarat Jaga dan Rawat Tanaman Mangrove
Sanggar Lingkungan Hidup Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kondisi pesisir pantai yang rusak akibat abrasi.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sanggar Lingkungan Hidup Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kondisi pesisir pantai yang rusak akibat abrasi.
Sebelumnya, Sanggar Lingkungan Hidup sudah melakukan penanaman 1.500 bibit Mangrove di pesisir pantai Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, blok Puloby, Rabu (12/6/2019) kemarin.
Founder Sanggar Lingkungan Hidup, Cecep Supriyatna mengatakan, pihaknya akan melakukan perawatan dan pemantauan rutin selama satu tahun kedepan.
"Kemarin yang kita tanam itu mangrove jenis Ryzhopra Mucronata sebanyak 1500," ujar dia melalui pesan singkat, Kamis (13/6/2019).
• BBWS Cimanuk Cisanggarung Usulkan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cipelang Kabupaten Indramayu
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, hal tersebut sebagai upaya dalam menjaga ekosistem biota laut dan melindungi daratan agar tidak habis tergerus abrasi.
Oleh karenanya, dirinya meminta kontribusi nyata dari semua pihak untuk ikut merawat dan menjaga tanaman mangrove yang baru ditanam.
"Alhamdulillah kita juga bekerjasama dengan PT. PLN (PERSERO), mahasiswa pecinta alam dari Indramayu, Cirebon dan Majalengka, serta pelajar-pelajar di Indramayu," ucap dia.
• Gencar Tanam Mangrove, Desa Dadap di Indramayu Direncanakan Akan Miliki 2 Objek Wisata Baru
Dirinya berharap, kerjasama yang sudah terjalin tersebut bisa terus berjalan.
Lanjut Cecep Supriyatna, demi memperbaiki ekosistem khususnya di wilayah pesisir pantai Indramayu yang terancam oleh abrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sanggar-lingkungan-hidup-1500-bibit-mangrove-di-indramayu-1262019.jpg)