Pilpres 2019

Andi Arief Berkicau Lagi, Singgung Bukti Gugatan Prabowo-Sandi di MK, Sebut Politik Saat Ini Dagelan

Kali ini, Andi Arief menyinggung soal materi gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo-Sandi.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Tarsisius Sutomonaio
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Politikus Partai Demokrat Andi Arief. 

"Harus ada yang berani bicara pahit pada Pak Prabowo. Kesalahan membisik, bisa menjadi negatif."

Tangkapan layar Politikus Demokrat, Andi Arief
Tangkapan layar Politikus Demokrat, Andi Arief (Twitter)

"Seolah Pak Prabowo menuntut dengan segala cara untuk menang."

"Tuit-tuit saya mungkin tidak menyanjung, tapi mudah2an dalam suasana tenang layak dipikirkan," tulisnya.

Andi Arief Ungkap Dugaan Penyebab Prabowo-Sandi Kalah di Pilpres, Andre Rosiade: Enggak Usah Caper

Pesan Penting Prabowo

Jelang sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan pesan penting untuk para pendukungnya.

Pesan penting Prabowo dalam bentuk video jelang sidang di Mahkamah Konstitusi itu diunggah di akun Instagram @indonesiaadilmakmur. Apa isinya?

Prabowo mengakui, setelah dirinya dan Sandiaga Uno memutuskan untuk menyelesaikan persoalan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, ia bertekad untuk terus melakukan aksi-aksi damai.

"Mengenai penyelesaian terhadap hasil pemilihan umum yang ditetapkan oleh KPU, saya dan Sandiaga Uno telah memutuskan untuk menyerahkan persoalan ini dan penyelesainnya melalui jalur hukum dan konstitusional," katanya dilansir TribunJabar.id dari video, Rabu (12/6/2019).

Ketua tim kuasa hukum calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto ketika mendatangi Mahkamah Konstitusi untuk mengajukan revisi berkas gugatan Pilpres dan mendaftarkan alat bukti tambahan pada Senin (10/6/2019).
Ketua tim kuasa hukum calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto ketika mendatangi Mahkamah Konstitusi untuk mengajukan revisi berkas gugatan Pilpres dan mendaftarkan alat bukti tambahan pada Senin (10/6/2019). (Gita Irawan/Tribunnews.com)

"Dari awal saya dan Sandiaga Uno terus berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai menghindari semua kekerasan," lanjutnya.

Seandainya ada kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, Prabowo mengingatkan para pendukungnya untuk tetap melaksanakannya secara damai.

Pihak Prabowo-Sandi, katanya, sama sekali tak ingin ada kerusuhan apapun di Indonesia.

"Bukan seperti itu penyelesaian masalah bangsa dan negara yang kita inginkan. Karena itu saya bersama saudara Sandiaga Uno berharap semua pendukung kami selalu tenang, selalu sejuk. selalu damai, dan selalu berpandangan baik serta melaksanakan persaudaraan dan semangat kekeluargaan di antara sesama anak bangsa," ujar Prabowo.

Andi Arief Singgung Upaya SBY Pulangkan Prabowo dari Yordania Agar Jadi Capres

Termasuk ketika sidang berlangsung di Mahkamah Konstitusi, ia memohon agar para pendukungnya tak perlu berbondong-bondong hadir.

Ia memohon agar pendukungnya percaya kepada Prabowo-Sandi.

"Kami akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Kami selalu memikirkan yang terbaik untuk kepentingan rakyat. Saudara-saudara sekalian saya mohon, percayalah kepada pimpinan," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved