Rabu, 22 April 2026

Gara-gara Ajakan Menikah Ditolak, Pria Ini Tega Bunuh Sang Pacar Lalu Kabur Keluar Kota

Hanya karena ajakan menikah ditolak sang pacar yaitu AB (19), seorang pria berinisial NS tega membunuh pacar sendiri.

Editor: Theofilus Richard
JITET/Kompas.com
Ilustrasi Pembunuhan 

TRIBUNJABAR.ID, PALU - Hanya karena ajakan menikah ditolak sang pacar yaitu AB (19), seorang pria berinisial NS tega membunuh pacar sendiri.

Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah kos, di Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Jadi gara-gara ceweknya tidak atau belum mau diajak menikah, cowoknya marah dan kesal, hingga terjadi pembunuhan ini," kata Kapolres Banggai, AKBP Moch Sholeh saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/6/2019).

Kivlan Zen Dituduh Rencanakan Pembunuhan 4 Tokoh Nasional, Pengacara Bilang Begini

Usai membunuh, pelaku berusaha melarikan diri dan berusaha meninggalkan Kota Luwuk, ibu kota Kabupaten Banggai. Polisi pun bekerja cepat.

Saat menerima informasi tersebut, anggota Polres Banggai langsung memburu pelaku. Tak sampai 1x24 jam, Polres Banggai akhirnya menangkap pelaku.

"Selasa pagi pelaku sudah kita amankan. Tadinya pelaku NS mau nyebrang ke Kabupaten Banggai Kepulauan naik kapal. Namun, upayanya itu berhasil kami gagalkan. Saat hendak ditangkap, pelaku sempat melawan petugas, makanya kami lumpuhkan," kata Sholeh.

Kronologis peristiwa itu terjadi Senin (10/6/2019). Sekitar pukul 19.00 Wita, pelaku datang ke indekos di mana korban tinggal.

Di dalam indekos tersebut, AB tinggal bersama kakaknya Hemianti Boe.

Saat sepasang sejoli ini asyik bercerita, Hermianti Boe sempat tertidur hingga kemudian terbangun saat mendengar teriakan adiknya AB.

Saksi sempat melihat jam yang saat itu menujukan pukul 22.30 Wita. Saat matanya terbuka, saksi sempat melihat NS keluar kamar dengan tergesa-gesa.

Saksi juga terkejut saat melihat leher adiknya AB berdarah dan saksi melihat ada pisau dapur yang berlumuran darah di atas bantal.

Kakaknya kemudian minta bantuan tetangganya. Dengan kendaraan roda dua, Hermianti dan tetangganya bernama Herman, membawa korban ke puskesmas.

Namun, petugas puskemas menyarankan untuk dibawa ke RSUD Luwuk.

Saat dibawa ke RSUD Luwuk, nyawa korban tak tertolong, di perjalanan menuju rumah sakit korban meninggal dunia.

(Kompas.com/Erna Dwi Lidiawati)

Kivlan Disebut Rencanakan Pembunuhan Tokoh Nasional, Pengacara Membantah, Itu Adalah Hoaks

3 Warga dan 9 Polisi Dapat Penghargaan Setelah Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri Ibu dan Anak

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved