Longsor Tak Ganggu Pendakian Gunung Padang Gianjur, 1.200 Wisatawan Datang Tiap Hari

Wisatawan lokal maupun dari luar daerah tetap datang mendaki tangga menuju Gunung Padang Cianjur

Longsor Tak Ganggu Pendakian Gunung Padang Gianjur, 1.200 Wisatawan Datang Tiap Hari
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Gunung Padang di Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, Senin (10/6/2019). 

 Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Longsor di lereng timur cagar budaya nasional Gunung Padang di Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, tidak menyurutkan wisatawan untuk mengunjungi situs megalitikum tersebut.

Wisatawan lokal maupun dari luar daerah tetap datang mendaki tangga menuju Gunung Padang Cianjur.

Hal tersebut dikatakan oleh Fajar (35) pengunjung asal Bekasi. Ia tetap penasaran ingin mengunjungi Gunung Padang bersama dengan keluarganya saat mengunjungi Cianjur.

"Ini kedua kalinya saya mengunjungi Gunung Padang, lima tahun lalu saya ke sini, sekarang bawa anak dan keluarga ke sini," kata Fajar, Senin (10/6/2019), saat menaiki tangga menuju Gunung Padang.

Hal senada dikatakan Siti Julaeha (16) pelajar asal Cibeber yang datang bersama tiga orang rekannya untuk berselfie di Gunung Padang. Ia mengaku tak mengetahui jika Gunung Padang longsor.

Lereng Timur Cagar Budaya Gunung Padang Diterjang Longsor

Replika Gunung Padang akan Dibangun di Puncak Pasir Domas, View-nya Sukabumi dan Gunung Gede

"Saya tetap menikmati suasana dan pemandangannya dari sini, kalau soal longsor memang tak tahu dari awal juga," kata Siti.

Ia mengaku sudah tiga kali mengunjungi Gunung Padang dan tak pernah bosan karena selalu memiliki suasana yang berbeda di setiap kunjungannya.

"Sudah tiga kali saya ke sini, kadang sama teman kadang sama keluarga," katanya.

Koordinator Juru Pelihara Cagar Budaya Nasional Gunung Padang, Nanang (45), mengatakan sejak hari pertama libur lebaran, pengunjung yang datang rata-rata 1.200 per harinya.

"Hal tersebut diambil rata rata sampai hari ini," kata Nanang.

Nanang juga menjamin jika longsoran tersebut tak mengganggu jalur pendakian karena berada di lereng timur yang bukan jalur pengunjung untuk mendaki.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved