Dinkes Cianjur Simpulkan Tak Ada Cacar Monyet di Cidaun, Warga Bisa Beraktivitas dengan Tenang 

Dinkes langsung menyimpulkan hasil dan keterangan dari penyelidikan tim yang telah dilakukan.

Dinkes Cianjur Simpulkan Tak Ada Cacar Monyet di Cidaun, Warga Bisa Beraktivitas dengan Tenang 
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung siap melayani apabila ada masyarakat yang terjangkit penyakit cacar monyet atau monkeypox 
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Efa Fatimah, mengatakan, pihak Dinkes telah menerjunkan tim ke Cidaun Cianjur untuk menyelidiki penyakit gatal yang menyerang warga Desa Neglasari.

Dinkes langsung menyimpulkan hasil dan keterangan dari penyelidikan tim yang telah dilakukan.

"Dari tujuh penderita, enam orang merupakan para santri di Pondok Pesantren Assofa, Desa Neglasari Kecamatan Cidaun. Jumlah santri semuanya 60 orang dan menggunakan air dari saluran parit kondisi air di bawah baku standar," ujar dr Efa melalui sambungan telepon, Selasa (4/6/2019).

Ia mendapat laporan dari tim dugaan sementara penyebab gatal dari warga Neglasari karena hygienitas air kurang baik sehingga timbul penyakit kulit.

"Penyakit tersebut menyerang pada tangan dan bisa menyebar ke anggota tubuh lain," kata dr Efa.

Ia mengatakan dengan diagnosa yang ditegakkan dokter adalah SCABIES  bukan penyakit cacar monyet yang sudah diduga dan dimuat di koran Tribun.

"Tim sudah menyimpulkan dan tak ada cacar monyet di Cidaun, warga bisa melaksanakan aktivitas kembali dengan tenang," katanya.(fam)
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved