PSGC Ciamis Tolak Mantan Pemain Borneo FC dan Pemain Jebolan SAD Uruguay

Menurut Direktur Teknik PSGC, Heri Rafni Kotari pencoretan ketiga pemain seleksi tersebut atas rekomendasi pelatih Herrie Setyawan.

Tribunjabar/Andri M Dani
Memasuki akhir pe-kan kedua masa seleksi pemain PSGC, pemain-pemain yang bakal lolos mulai mengerucut. Sampai Jumat (25/5) sore maish tersisa 27 pemain yang masih ikut seleksi. Rencananya setelah laga uji coba kedua Sabtu (26/5) sore aka nada 3 sampai 4 pemain yang akan dicoret 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS- Usai melawat ke Kuningan untuk satu laga uji coba di Stadion Mashud Wisnusaputra Sabtu (1/6/2019) sore, PSGC kembali mencore tiga nama pemain seleksi.

Mereka adalah M Gugum ( lulusan SAD Uruguay mantan striker Semen Padang FC),  Arpani (pemain sayap mantan Borneo FC) dan Rendi Armando (mantan striker Persigo Gorontalo).

Menurut Direktur Teknik PSGC, Heri Rafni Kotari kepada Tribun Minggu (2/6/2019) pencoretan ketiga pemain seleksi tersebut (2 striker dan seorang pemain sayap) atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala Herrie Setyawan.

“Ketiganya dikembalikan karena performanya kurang. Penampilannya kurang memenuhi kriteria yang diinginkan tim,” ujar Heri Rafni Kotari.

Lebih rinci menurut asisten pelatih Ayi Daud Akhiri, selama mengikuti seleksi ketiganya  penampilannya kurang bagus.

M Gugum, Arpani, Rendi Armando tidak mampu menunjukkan kualitas dan kriteria yang diinginkan.

Keberadaan mereka kurang mendukung skema tim yang mulai diterapkan.

Usai Uji Coba Lawan Al Jabar FC, PSGC Liburkan Pemain, Seleksi Berlanjut Setelah Lebaran

Bek Naturalisasi Sudah Deal dengan PSGC Ciamis

Setelah resmi jadi pelatih PSGC, Herrie Setyawan, yang tiba di Ciamis, Selasa (14/5/2019) siang dan pada malam harinya langsung memimpin seleksi pemain di Stadion Galuh Ciamis. Sesi seleksi Selasa malam tersebut disaksikan langsung oleh H Herdiat Sunarya, manejer PSGC yang juga Bupati Ciamis. Jose bakal memboyong 10 sampai 11 anak asuhannya  di Persib dan PSM Makasar ke Ciamis, termasuk Lord Atep.
Setelah resmi jadi pelatih PSGC, Herrie Setyawan, yang tiba di Ciamis, Selasa (14/5/2019) siang dan pada malam harinya langsung memimpin seleksi pemain di Stadion Galuh Ciamis. Sesi seleksi Selasa malam tersebut disaksikan langsung oleh H Herdiat Sunarya, manejer PSGC yang juga Bupati Ciamis. Jose bakal memboyong 10 sampai 11 anak asuhannya  di Persib dan PSM Makasar ke Ciamis, termasuk Lord Atep. (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Setelah mencoret Gugum (mantan stiker Semen Padang FC jebolan SAD Uruguay), Rendi Armando ( mantan striker Persigo Gorontalo),   dan mantan pemain sayap Borneo FC (Arpani), PSGC kembali berburu striker handal (bomber) dan pemain sayap (winger).

“Mudah-mudahan setelah Lebaran perburuan striker dan pemain sayap itu sudah terpenuhi,” ujar Ayi kepadaTribun.

PSGC membutuhkan bomber yang handal untuk mewujudkan target klub kebanggaan warga Tatar Galuh tersebut promosi ke Liga 1.

Tim asuhan Herrie Setyawan juga membutuhkan pemain sayap yang produktif dengan umpan-umpan yang memanjakan bagi lini serang (striker).

Menurut Ayi, dicoretnya tiga pemain seleksi tersebut katanya sudah banyak pemain seleksi yang dipulangkan, baik yang diundang maupun yang datang sendiri untuk ikut seleksi.

“Sekarang tinggal 22 pemain seleksi yang masih bertahan. Sudah banyak pemain seleksi yang dipulang selama tiga minggu masa seleksi yang sudah berjalan,” katanya.

Setelah pemain diberi libur Lebaran selama seminggu terhitung sejak Minggu (2/6/2019),menurut Ayi, seluruh aktivitas latihan dan seleksi kembali berjalan mulai mulai Senin (10/6/2019).

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved