PSGC Ciamis Tolak Mantan Pemain Borneo FC dan Pemain Jebolan SAD Uruguay
Menurut Direktur Teknik PSGC, Heri Rafni Kotari pencoretan ketiga pemain seleksi tersebut atas rekomendasi pelatih Herrie Setyawan.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS- Usai melawat ke Kuningan untuk satu laga uji coba di Stadion Mashud Wisnusaputra Sabtu (1/6/2019) sore, PSGC kembali mencore tiga nama pemain seleksi.
Mereka adalah M Gugum ( lulusan SAD Uruguay mantan striker Semen Padang FC), Arpani (pemain sayap mantan Borneo FC) dan Rendi Armando (mantan striker Persigo Gorontalo).
Menurut Direktur Teknik PSGC, Heri Rafni Kotari kepada Tribun Minggu (2/6/2019) pencoretan ketiga pemain seleksi tersebut (2 striker dan seorang pemain sayap) atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala Herrie Setyawan.
“Ketiganya dikembalikan karena performanya kurang. Penampilannya kurang memenuhi kriteria yang diinginkan tim,” ujar Heri Rafni Kotari.
Lebih rinci menurut asisten pelatih Ayi Daud Akhiri, selama mengikuti seleksi ketiganya penampilannya kurang bagus.
M Gugum, Arpani, Rendi Armando tidak mampu menunjukkan kualitas dan kriteria yang diinginkan.
Keberadaan mereka kurang mendukung skema tim yang mulai diterapkan.
• Usai Uji Coba Lawan Al Jabar FC, PSGC Liburkan Pemain, Seleksi Berlanjut Setelah Lebaran
• Bek Naturalisasi Sudah Deal dengan PSGC Ciamis
Setelah mencoret Gugum (mantan stiker Semen Padang FC jebolan SAD Uruguay), Rendi Armando ( mantan striker Persigo Gorontalo), dan mantan pemain sayap Borneo FC (Arpani), PSGC kembali berburu striker handal (bomber) dan pemain sayap (winger).
“Mudah-mudahan setelah Lebaran perburuan striker dan pemain sayap itu sudah terpenuhi,” ujar Ayi kepadaTribun.
PSGC membutuhkan bomber yang handal untuk mewujudkan target klub kebanggaan warga Tatar Galuh tersebut promosi ke Liga 1.
Tim asuhan Herrie Setyawan juga membutuhkan pemain sayap yang produktif dengan umpan-umpan yang memanjakan bagi lini serang (striker).
Menurut Ayi, dicoretnya tiga pemain seleksi tersebut katanya sudah banyak pemain seleksi yang dipulangkan, baik yang diundang maupun yang datang sendiri untuk ikut seleksi.
“Sekarang tinggal 22 pemain seleksi yang masih bertahan. Sudah banyak pemain seleksi yang dipulang selama tiga minggu masa seleksi yang sudah berjalan,” katanya.
Setelah pemain diberi libur Lebaran selama seminggu terhitung sejak Minggu (2/6/2019),menurut Ayi, seluruh aktivitas latihan dan seleksi kembali berjalan mulai mulai Senin (10/6/2019).