Saat Libur dan Cuti Lebaran, RSUD Sumedang Tetap Layani Pasien Cuci Darah

Saat libur dan cuti Lebaran, RSUD Sumedang tetap layani pasien cuci darah. Yang sedang mudik juga bisa cuci darah di RSUD Sumedang.

Saat Libur dan Cuti Lebaran, RSUD Sumedang Tetap Layani Pasien Cuci Darah
google map
Peta lokasi RSUD Sumedang. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang tetap melayani pasien cuci darah saat libur dan cuti Lebaran 2019.

Pasien yang memerlukan hemodialisa (cuci darah) akan tetap dilayani selama cuti bersama termasuk saat Hari Idulfitri 1440 H.

"Kami upayakan semaksimal mungkin pelayanan kesehatan terhadap masyarakat meski pada saat Lebaran sekali pun. Untuk pasien hemodialisa atau cuci darah tetap dilayani saat cuti dan libur Lebaran," ujar Direktur RSUD Sumedang, Hilman Taufik, Kamis (30/5/2019).

Saat ini RSUD Sumedang memiliki 40 mesin cuci darah. Dengan mesin yang ada itu, masih ada daftar tunggu atau waiting list untuk pasien hemodialisa.

Untuk pasien cuci darah yang kebetulan sedang mudik di Sumedang juga bisa dilayani tapi diharuskan dua hari sebelumnya untuk mendaftar.

“Bagi pasien cuci darah dari luar Sumedang yang mudik di Sumedang dan sudah waktunya untuk cuci darah bisa dilayani di RSUD,” katanya.

Namun, pasien cuci darah traveller tak bisa langsung datang ke RSUD untuk cuci darah tapi harus daftar dulu dua hari sebelumnya.

“Ini untuk menyesuaikan dengan jadwa cuci darah pasien yang rutin cuci darah,” katanya.

Penderita gagal ginjal di Sumedang juga cukup tinggi. Dari data di Dinas Kesehatan jumlah kasus baru gagal ginjal mencapai 1.073.

Penderita gagal ginjal ini harus melakukan cuci darah.

Untuk pelayanan rawat jalan termasuk poli thalassemia (kelainan darah bawaan) akan tutup selama cuti bersama dan hari raya Idulfitri.

“Pelayanan pasien rumah sakit selama cuti bersama dan libur Lebaran tetap dilayani instalasi gawat darurat (IGD),” kata Hilman.

Menurutnya, untuk membantu pelayanan IGD akan disiapkan posko yang hanya akan menangani pasien dengan kondisi tidak gawat, tidak darurat dengan status sebagai pasien intalasi gawat darurat.

Sedangkan sarana dan prasarana SDM yang disiapkan untuk pelayanan kesehatan di RSUD Sumedang antara lain, dokter spesialis sebanyak 36 orang, dokter umum 37 orang, perawat 470 orang, tenaga kesehatan lainnya 141 orang, tenaga non kesehatan 453 orang. Kemudian mobil ambulans sebanyak 2 unit dan mobil jenazah 3 unit.

Kini Lansia Sebatang Kara di Sumedang Diberi Makan Gratis 2 Kali Sehari

Ratusan Pengusaha Warmindo Mudik Bareng ke Kuningan dan Sumedang

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved