VIDEO Ada Perbedaan Pada Operasi Ketupat 2019

Saat memyampaikan amanat dari Kapolri, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan bahwa operasi ketupat 2019 memiliki karakteristik yang khas

Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: yudix

APEL gelar pasukan operasi ketupat 2019 dilaksanakan serentak di 34 Polda yang ada di Indonesia, Selasa (28/5/2019), mewakili Kapolri, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi memimpin apel di wilayah Jawa Barat yang digelar di depan Gedung Sate, Kota Bandung.

Saat memyampaikan amanat dari Kapolri, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan bahwa operasi ketupat 2019 memiliki karakteristik yang khas jika dibandingkan dengan operasi ketupat pada tahun-tahun sebelumnya.

"Operasi ketupat 2019, bersamaan dengan masih berlangsungnya beberapa tahapan Pemilu 2019. Hal ini membuat potensi kerawanan yang dihadapi semakin kompleks. Serangan teroro, pencurian, perampasan, begal, premanisme, aksi intoleransi, sweeping oleh ormas, stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan gangguan keselamatan transportasi darat, laut, udara, serta bencana alam, menjadi hal yang kompleks," kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi , Selasa (28/5/2019).

Potensi kerawanan yang semakin kompleks tersebut harus bisa diantisipasi secara optimal pada pelaksanaan operasi ketupat 2019.

Kapolda Jabar juga mengatakan bahwa dari.34 Polda yang ada di Indonesia, ada 11 Polda yang menjadi prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda DIY, Polda Jatim, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumsel, Polda Sulsel, Polda Bali, dan Polda Papua.

Pengamanan juga akan melibatkan 160.335 personela gabungan se Indonesia. Telah disiapkan juga 2.488 pos pengamanan, 764 pos pelayanan, 174 pos terpadu, dan 12 lokasi cek poin.

Ratusan ribu personel gabungan yang tersebar di Indonesia akan melakukan pengamanan di 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3097 pusat perbelanjaan, 3530 objek wisata, dan 77217 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara untuk di wilayah Jawa Barat sendiri, mengantisipasi kerawanan tersebut, jajaran Polda Jabar dan instansi terkait lainnya telah mempersiapkan tiga posko terpadu di wilayah Limbangan, Palimanan, dan Limbangan. Sementara, untuk pos pelayanan telah dibangun sebanyak 275 pos.

Pos tersebut akan diisi oleh 22.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat. Fungsi dari posko terpadu ialah untuk memonitor dan pengendali jika terjadi kepadatan serta fasilitas lainnya.

Berdasarkan analisis dan evaluasi pelaksanaan operasi ketupat 2018, Kapolda Jabar mengatakan bahwa penyelenggaraannya mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik.

"Koordinasi, kerjasama, dan sinergitas sangat diperlukan disetiap tingkatan pemangku kepentingan penyelenggara operasi ketupat. Mari menunjukkan sikap kesiapan agar masyarakat bisa merasa aman saat melaksanakan Lebaran," katanya.

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=gZ06rkdlli0&feature=youtu.be
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: -
Video Production: Wahyudi Utomo

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved