Polisi Amankan sekitar 101 Orang Terkait Kerusuhan dalam Aksi Massa di Jakarta

Polisi mengamankan sekitar 101 orang terkait kerusuhan aksi massa di Jakarta sejak Selasa (21/5/2019) malam sampai Rabu dinihari.

Polisi Amankan sekitar 101 Orang Terkait Kerusuhan dalam Aksi Massa di Jakarta
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Polisi mengamankan sekitar 101 orang terkait kerusuhan aksi massa di Jakarta sejak Selasa (21/5/2019) malam sampai Rabu dinihari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan sebagian dari mereka sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya dan sebagian lagi di sejumlah Polres dan Polsek.

"Sudah ada 101 orang yang diamankan terkait kerusuhan aksi massa," kata Argo Yuwono saat dikonfirmasi Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, menuturkan jumlah provokator pemicu kerusuhan massa dalam aksi di sejumlah tempat di Jakarta, dan diamankan polisi bertambah dari 20 orang menjadi 58 orang.

Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku provokator itu dan sebagian besar berasal dari luar Jakarta.

"Polri sudah mengidentifikasi bahwa pelaku provokator pertama warga dari luar Jakarta. Saat ini sudah 58 orang yang diamankan yang diduga pelaku provokator dan melakukan tindak pidana lainnya," kata Dedi Prasetyo kepada Warta Kota, Rabu (22/5/2019).

Ini Senjata yang Diamankan Polisi, Bakal Digunakan di Aksi 22 Mei, Ditembakkan ke Arah Massa

Pertemuan Zulkifli Hasan dengan Jokowi Selesai, Ternyata Ini yang Dibahas Keduanya, Soal Koalisi?

Demo di Jakarta1
Pasukan orange masih tersu membersihkan sisa material kerusuhan di Asrama Brimob Petamburan, Rabu (22/5/2019).

Selain itu, Dedi menuturkan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait informasi adanya 6 korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Jakarta, sejak Selasa (21/5/2019) malam sampai Rabu (22/5/2019) dinihari.

"Masih dicek seputar itu. Termasuk penyebab tewas dan identitasnya," kata Dedi saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (22/5/2019).

Menurut Dedi, aparat kepolisian tidak dibekali peluru tajam dan senjata api saat mengamankan unjuk rasa yang berujung rusuh tersebut.

"Yang perlu disampaikan bahwa aparat keamanan dalam pengamanan unjuk rasa tidak dibekali oleh peluru tajam dan senjata api. Kita sudah sampaikan jauh-jauh hari bahwa akan ada pihak ketiga yang akan memanfaatkan situasi unras tersebut. Oleh karenanya masyarakat tidak perlu terprovokasi," kata Dedi Prasetyo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan menyampaikan ada korban tewas dalam aksi semalam menjelang 22 Mei 2019. Anies juga menyampaikan ada ratusan orang terluka dalam insiden itu.

"Korban sejauh ini ada 6 korban meninggal," kata Anies Baswedan di RS Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Enam korban tewas itu dirawat di RS Tarakan, RS Pelni, Budi Kemuliaan, RSCM dan RS Angkatan Laut Mintoharjo.

"Ini per jam sembilan. Jadi ada sekitar 200 an orang luka luka per jam 9. Lalu ada 6 orang meninggal," kata Anies. (Budi Sam Law Malau)

Artikel ini tayang di Wartakotalive dengan judul Sudah 101 Orang Diamankan Dalam Kerusuhan di Jakarta

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved