Pilpres 2019

BREAKING NEWS: Paslon 02 Prabowo dan Sandiaga Uno Tetap Tolak Hasil Pilpres 2019 yang Curang

Paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memberikan tanggapan terkait hasil final Pipres 2019 KPU

Penulis: Widia Lestari | Editor: Yongky Yulius
Youtube Kompas TV
Prabowo dan Sandiaga Uno tanggapi hasil Pilpres 2019 oleh KPU. 

"Sesungguhnya kalau kau tanya isi hati saya, saya ingin istirahat," ujarnya.

Namun, Prabowo Subianto mengaku, ia tengah menunaikan mandat dari rakyat untuk tetap maju di Pilpres 2019.

"Kita telah memenangkan mandat dari rakyat," ujarnya.

Selain Prabowo, Sandiaga Uno pun turut berbicara.

Ia membongkar dugaan kecurangan Pilpres 2019 yang ditemukan.

Ia menyebut, satu di antara orang penting pendukung Jokowi - Maruf Amin, ada yang tertangkap basah terkait politik uang.

Pendukung paslon 01 itu tertangkap akibat ratusan amplop berisi uang yang dibawanya.

"Kita juga mencium politik uang yang sangat tajam, salah satu orang penting 01 tertangkap," kata Sandiaga Uno dalam video siaran langsung di akun Facebook Prabowo Subianto, Selasa (14/5/2019).

Praktik politik uang ini disebut Sandiaga Uno tak hanya terjadi di satu tempat, di tempat lain pun banyak ditemukan.

"Praktik kotor ini terjadi bukan hanya di satu tempat tapi di banyak tempat," katanya.

Ia pun mencontohkan, temuan politik uang itu banyak dialami masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, masyarakat cerita bagaimana gelombang politik uang," kata Sandiaga Uno.

Tak hanya itu, ia pun menyebut banyak di antara aparat desa dan kepala pemerintahan yang dipaksa untuk memilih paslon tertentu saat perhelatan Pilpres 2019.

Selain itu, Sandiaga Uno menyebut, masih banyak masyarakat yang tak diundang untuk menggunakan hak pilihnya.

Tak hanya itu, ia pun mengaku, para saksi pendukungnya pun mendapatkan intimidasi di daerah tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved