Plt Bupati Cianjur Herman Suherman Ingatkan Warga agar Tolak Ajakan Turun ke Jalan pada 22 Mei

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengingatkan kepada masyarakat agar menolak jika ada yang mengajak untuk turun ke jalan pada 22 Mei

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman Ingatkan Warga agar Tolak Ajakan Turun ke Jalan pada 22 Mei
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Mayor Inf Suntoro memberikan materi wawasan kebangsaan dalam Talk show di SMAN 1 Cianjur, Senin (20/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Milenial Cianjur yang terdiri dari pelajar MAN 1 Cianjur, Ar Rahmah Stekmal, Smakji, SMA 1, SMANDA, mengikuti talk show wawasan kebangsaan lingkungan.

Talk show di SMAN 1 Cianjur, Senin (20/5/2019), itu bertema membangun generasi hijau peduli lingkungan menjadi generasi muda yang berlandaskan nilai nilai dalam Pancasila dan UUD 45.

Kasdim Mayor Inf Suntoro memberikan materi wawasan kebangsaan. Pelajar sebagai generasi harapan bangsa merupakan bagian dari negara kesatuan republik Indonesia.

"Tugasnya melanjutkan untuk mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya, mewaspadai ancaman perebutan sumber daya," kata Mayor Inf Suntoro.

Ia menyinggung berkaitan dengan situasi sekarang dimana pemilihan sudah berlangsung tinggal menunggu hasil perolehan suara Pilpres 2019 dan Pileg 2019.

"Saat ini mulai dikenal istilah people power, tak usah terpengaruh cukup mengetahui saja," katanya.

Detik-detik OTT KPK dalam Kasus Suap Bupati Cianjur, Sopir Bawa Gula dalam Kardus

Dishub dan Polres Cianjur Siapkan 12,6 Kilometer Jalur Alternatif dari Bandung ke Cianjur Kota

Seorang pelajar, M Febrian Al-Kautsar (17), berharap setelah pemilu selesai semua warga saling maafkan dan tak ada konflik sambil menunggu penetapan dari KPU.

"Sebagai generasi muda saya juga berharap semua menghormati hasil KPU," katanya.

Sementara itu, setekah diundang rapat di Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) beberapa waktu lalu berkaitan dengan persiapan hasil rekapitusi Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 yang  diumumkan tanggal 22 Mei nanti, Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemuka agama.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Cianjur, Minggu (19/5/2019).

Herman menyampaikan sesuai dengan arahan pemerintah pusat melalui Forkompimda, pemuka agama dan tokoh masyarakat harus berupaya menjaga kondusivitas pada saat pengumuman maupun pascapengumuman hasil rekapitulasi KPU pada 22 Mei nanti.

Kode Gula Dalam Kasus Suap Bupati Cianjur, Detik-detik Penyergapan oleh KPK di Tengah Jalan

"Walaupun sudah ada isu tidak baik yang sudah tersebar tentang isu demonstrasi, kami mengimbau dan mengajak khususnya kepada tokoh pemuka agama untuk menyampaikan kepada warganya agar tidak ikut-ikutan. Jadikan Cianjur aman dan kondusif," katanya.

Ia mengatakan masyarakat harus menghargai kinerja KPU dan Bawaslu serta menolak hoaks. Herman Suherman mengingatkan kepada masyarakat agar menolak jika ada yang mengajak untuk turun ke jalan.

“Percayailah kinerja KPU RI dan Bawasku RI serta tidak perlu ada pergerakan massa yang inkonstitusional. Tolak ajakan untuk people power melakukan demonstrasi ke kantor KPU RI, tingkatkan kewaspadaan jaga kondusivitas lingkungan dan mari tingkatkan kerukunan bermasyarakat dan beragama jangan percaya isu-isu bohong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved