Petugas KPPS Kembali Meninggal Dunia, Kali Ini di Ujungberung Bandung, Begini Kronologinya

Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 40, RT 01/12, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung

Petugas KPPS Kembali Meninggal Dunia, Kali Ini di Ujungberung Bandung, Begini Kronologinya
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Destri Destriyanti (25) anak almarhum Cepul Supriatna, petugas KPPS TPS 40, RT 01/12, Kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, yang meninggal dunia pada Selasa (14/5/2019) pukul 01.38 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 40, RT 01/12, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Cepul Supriatna meninggal dunia pada Selasa (14/5/2019).

Meninggalnya Cepul Supriatna ini menambah daftar panjang petugas KPPS yang meninggal dunia di Indonesia pada Pemilu 2019.

Destri Destriyanti (25) anak dari almarhum Cepul Supriatna menceritakan, ayahnya itu sebelum meninggal sempat beberapa hari dirawat di rumah sakit.

"26 April hari Jumat (dirawat di RS Ujungberung), Kamis 2 Mei pulang dan harus dirujuk ke RSHS untuk dilakukan endoskopi," ujar Destri kepada Tribun Jabar di rumah korban, Gang Serasa, RT 02/12, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (14/5/2019).

Menurut Destri, ayahnya sempat dibawa pulang ke rumah selama tiga hari, namun,  penyakitnya mulai kambuh lagi sehingga dibawa kembali ke RS Ujungberung.

"Tanggal 3, 4, dan 5 Mei di rumah, tanggal 6 Mei masuk lagi RS Ujungberung. Tanggal 11 dikasih tahu bahwa korban penyakit liver," ujarnya.

Pada Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 01.38 WIB, korban meninggal dunia.

Kenapa Musik Country Identik dengan Gaya Koboi? Ternyata Begini Ceritanya

Ketua PPS Kelurahan Pasanggrahan, Sutisna (59) yang juga kakak korban mengatakan, saat hari pencoblosan hingga penghitungam surat suara, petugas KPPS memang bekerja 24 jam dan diduga kematiannya itu akibat kelelahan dan dipicu pula oleh penyakit sebelumnya.

"Sudah punya penyakit, namun setelah beres Pemilu parah, terpicu kecapaian dari pukul 07.00 WIB sampai besoknya 24 jam, info di rumah sakit, diduga akibat liver," ujar Sutisna.

Sutisna mengatakan, ia sudah melaporkan kepada pihak PPK Ujungberung dan info yang didapat pihak KPU Kota Bandung sudah menerima laporan ada seorang petugas KPPS meninggal dunia di Ujungberung.

"Sudah dilaporkan lewat PKK Kecamatan Ujungberung, Dapat laporan sudah masuk laporannya ke KPU Kota Bandung," ujarnya.

Polisi Sebut Iwan Adi Sucipto di Medsos Terbukti Adu Domba Polri dengan TNI

Sutisna menambahkan terkait biaya, semua pengeluaran biaya almarhum Cepul di rumah sakit sudah ditanggung melalui BPJS.

Sutisna menuturkan almarhum Cepul yang meninggalkan empat orang anak. Adapun istrinya sudh meninggal lebih dulu. Cepul dimakamkan tak jauh dari rumahnya.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved