Teroris Jaringan JAD yang Ditangkap di Bekasi Simpan Bom Daya Ledak Tinggi, Mother of Satan

Pemimpin teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Bekasi berinisial EY ternyata menyimpan bom berdaya ledak tinggi.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggeledah kediaman EY alias Rafli di Kavling Barokah Nomor 12 RT 07/14, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis, (9/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemimpin teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Bekasi berinisial EY ternyata menyimpan bom berdaya ledak tinggi.

Hal itu diketahui setelah polisi berhasil menangkap EY dan menyita sejumlah barang bukti.

"Barang bukti yang berhasil disita oleh aparat Densus 88 Antiteror ada 2 bom pipa yang sudah jadi, ini high explosive," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol), Dedi Prasetyo, saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Dua Terduga Teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah Ditangkap Densus 88 di Bekasi

3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi dan Tegal Akan Serang Polisi saat Pengamanan Pemilu

Dalam kelompok jaringan JAD Bekasi, bom tersebut dikenal dengan nama "Mother of Satan".

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah bahan lainnya untuk membuat bom dari EY, misalnya TATP (triaceton triperoxide).

Menurut Dedi, hanya orang tertentu yang mampu meracik senyawa tersebut agar menjadi bahan peledak.

"Untuk barang bukti lain cukup banyak yang ditemukan di TKP, ini merupakan seluruh barang-barang TATP yang digunakan untuk merakit bom high explosive," kata dia.

"TATP ini bukan merupakan suatu senyawa tunggal, hanya orang-orang yang memiliki keahlian tertentu yang bisa mencampur dari beberapa senyawa kimia untuk menjadi suatu bahan bom yang sifatnya high explosive," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan polisi, EY memang memiliki kemampuan untuk merakit bom. Bahkan, ia menjadi mentor dan mengajarkan kemampuan tersebut ke beberapa anggotanya.

Sebelumnya, EY ditangkap Densus 88 Antiteror di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, yang ditangkap pada Rabu (8/5/2019).

Dari EY, polisi menyita dua bom pipa yang sudah jadi, pisau, serta bahan dan alat pembuat bom lainnya.

Selain EY, polisi juga menangkap anak buahnya yang berinisal YM di daerah Rawalumbu, Kota Bekasi, di hari yang sama.

Polisi menyita barang bukti dari YM berupa laptop, telepon genggam, serta remote control pemicu bom. (Kompas.com/Devina Halim)

Geledah Rumah di Bekasi, Densus 88 Temukan Bahan Peledak, Pin Bersimbol ISIS, dan 15 Anak Panah

Densus 88 Tangkap Amir JAD Bekasi, Terduga Teroris Pemilik Bom Pipa di Toko Ponsel

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved