Hari Pendidikan Nasional
Jika Hujan Semalaman, Jembatan Menuju SDN Cikandang Terendam Air, Murid Tak Bisa Menyebrang
Jembatan apung yang digunakan murid-murid SDN Cikandang, di Dusun Cikandang, Desa Ciranggem, Kecamaran Jatigede, Kabupaten Sumedang, tidak stabil.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jembatan apung yang digunakan murid-murid SDN Cikandang, di Dusun Cikandang, Desa Ciranggem, Kecamaran Jatigede, Kabupaten Sumedang, tidak stabil.
Bila digunakan oleh terlalu banyak orang secara bersamaan, jembatan tersebut akan sedikit tenggelam karena tak kuat menahan beban.
Selain itu, bila hujan turun semalaman, pada pagi harinya jembatan akan terendam air dan sedikit tenggelam.
Hal ini disampaikan Ade (55), warga Desa Ciranggem, ketika ditemui Tribun Jabar di dekat jembatan apung, Kamis (2/5/2019).
• Murid SDN Cikandang Lewati Jembatan Rusak di Sumedang, Orang Tua: Anak Saya Tak Bisa Berenang
"Ya terendamnya sampai semata kaki atau setengah betis orang dewasa lah kalau habis hujan deras," ujar Ade.
Bila sudah seperti itu, para murid, terutama yang masih kecil, tak bisa menyeberang lewat jembatan tersebut sendiri.
Biasanya orangtua atau warga sekitar yang berbaik hati menyeberangkan anak-anak tersebut.
"Sebagian digendong kalau yang kecil sekali mah, kalau tidak, dipegangi tangannya yang kencang, takutnya terbawa air," ujar Ade.
• Hardiknas, Murid SDN Cikandang Sumedang Masih Harus Lewati Jembatan Apung Reyot untuk Sekolah
• Bangunan SDN Pasir Kaliki Sumedang Mirip Bangunan di Film Horor, Murid-murid Setiap Hari Ketakutan