DPMD Jabar Ingin Aktifkan Kembali BUMDes dan Terjunkan Patriot Desa Tahun Ini

Bukan hanya meningkatkan BUMDes, DPMD Jabar pun berencana menurunkan para patriot desa untuk disebar ke desa-desa yang belum memiliki BUMDes

Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Dedi Sopandi, saat meninjau booth DPMD setiap kabupaten/kota, di Desa Kayuambon, Lembang, Selasa (30/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sebanyak 78 desa masih tertinggal di Jawa Barat dari jumlah total 5.312 desa se-Jawa Barat. Desa yang sudah mandiri baru ada sebanyak 37 desa, 96 desa maju dan sisanya sekitar 3.800 desa berkembang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Dedi Sopandi. Pihaknya ingin meningkatkan desa tertinggal dan berkembang itu ke arah mandiri sebagai prioritas kinerjanya. Sebab, dari 37 desa mandiri sekitar 14 1 persennya belum memiliki BUMDes, sedangkan 16 persen masih proses pembentukan, dan 60 persen sudah terbentuk.

"Masih banyak BUMDes-nya itu pemasaran rata-rata 75 persen produk lokal desa dan 25 persennya antarkota. Dari 60 persen yang sudah terbentuk BUMDes bahkan yang aktif hanya 40 persen. Jadi perlu dibangkitkan kembali BUMDes," katanya di Lembang, Rabu (1/5/2019).

Bukan hanya meningkatkan BUMDes, DPMD Jabar pun berencana menurunkan para patriot desa untuk disebar ke desa-desa yang belum memiliki BUMDes. Para patriot desa itu, kata Dedi berlatarbelakang mahasiswa fresh graduate.

Kompetisi Mau Bergulir, Proses Naturalisasi Fabiano Beltrame Tak Kunjung Tuntas

"Sudah kami turunkan pula CEO BUMDes dan kini patriot desa sudah ada 2657 orang yang mendaftar. Mereka akan mempelajari teknik manajemen," katanya.

Dia pun mencontohkan Desa Cibuntu yang ada di Kabupaten Kuningan telah berhasil dengan homestay atau penginapannya hingga terkenal di dalam negeri maupun luar negeri. Menurut Dedi, manajemen Cibuntu itu memang bagus sehingga wajar bila berhasil.

"Dengan akses internet, maka terjual semua kamar, dan membuat masyarakat pun penasaran dengan Cibuntu itu seperti apa. Jadi, saya harap semua desa bisa menirukan seperti Desa Cibuntu," ujarnya seraya menyebut untuk tahun ini akan terlebih dahulu menurunkan sebanyak 100 orang patriot desa.

Jelang Barcelona vs Liverpool di Semifinal Liga Champions, Virgil van Dijk Siap Setop Lionel Messi

Pada pertengahan Mei, DPMD Jabar pun akan meluncurkan CEO BUMDes sekaligus menampilkan produk-produk dan mobil siaga desa yang memiliki empat fungsi, seperti panggung, layar bioskop, perpustakaan, hingga mengangkut barang hasil pertanian desa.

"Kemarin-kemarin masih terganjal di perizinan tapi sekarang alhamdulillah sudah dan siap untuk diperkenalkan," ucapnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved