Sabtu, 2 Mei 2026

Ini Usia Tepat Anak untuk Memiliki Handphone, Orangtua Harus Tahu

Polemik penggunaan handphone bagi anak tampak terus berkembang di Indonesia

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Founder & Trainer Socio Learning, Shanti Maya (kiri), saat menyampaikan materi dalam Kelas Literasi Digital bertajuk Kapan Anak Boleh Punya Gadget Sendiri? di Atrium Grage Mall, Jl Tentara Pelajar, Kota Cirebon, Sabtu (27/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polemik penggunaan handphone bagi anak tampak terus berkembang di Indonesia.

Founder & Trainer Socio Learning, Shanti Maya, mengatakan, perkembangan anak ada beberapa tahapan.

Menurut dia, orang tua harus paham betul mengenai tahapan itu sehingga tahu waktu yang tepat membelikan handphone untuk anak-anaknya.

Agar handphone tersebut tidak memberikan pengaruh negatif bagi tumbuh kembang anak.

"Anak usia 12 tahun itu baru dinilai efektif untuk memiliki gawai secara mandiri," ujar Shanti Maya saat menyampaikan materi dalam Kelas Literasi Digital bertajuk Kapan Anak Boleh Punya Gadget Sendiri? di Atrium Grage Mall, Jl Tentara Pelajar, Kota Cirebon, Sabtu (27/4/2019).

Ia mengatakan, usia tersebut dilihat dari sisi perkembangan anak dianggap efektif untuk membedakan mana yang baik dan buruk.

Namun, pihaknya mengakui pada kenyataannya banyak anak-anak usia di bawah 12 tahun telah memegang handphone.

Menurut dia, hal tersebut dikhawatirkan berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak itu sendiri.

Sah! Lady Rocker Era 90-an Inka Christie Menikah dengan Sandiego Africo

"Sebenarnya boleh saja, namun harus ada pendampingan orang tuanya, bukan mandiri," kata Shanti Maya.

Shanti juga menjelaskan beberapa bentuk pendampingan orangtua sesuai usia anak.

Misalnya, orangtua dan anak membuat kesepakatan bersama mengenai pembatasan durasi penggunaan handphone setiap harinya.

Ia menyarankan, untuk anak usia 0 - 2 tahun durasi maksimal penggunaan gawai setiap harinya ialah 30 menit.

Sementara untuk anak usia 2 - 6 tahun, Shanti menyarankan batas maksimalnya adalah 1 hingga 2 jam perhari.

"Orangtua memberi pilihan, main gawai ini setiap harinya sampai jam berapa saja, misalnya jam 15.00 WIB atau 16.00 WIB, nanti anak yang memilih sendiri," kata Shanti Maya.

Mengapa Srdjan Lopicic Dipecat, Justru Esteban Vizcarra yang Sedih, Begini Jawabannya

"Tapi memang harus diputuskan oleh anak itu sendiri, karena sebagai pembelajaran tanggung jawab juga," ujar Shanti Maya.

Kelas Literasi Digital itu digelar atas kerja sama Sisternet dan Yayasan Belantara Budaya.

Puluhan orang yang didominasi kaum ibu-ibu tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved