Jumat, 17 April 2026

Longsor di Cimahi

Begini Kondisi Terkini Rumah Ambruk Diterjang Longsor di Cimahi, Warga: Ini Sudah Ketiga Kalinya

Selain satu rumah ambruk, rumah yang bercat orange berada di sampingnya pun ikut jebol bagian belakang rumah tersebut.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Ravianto
syarif pulloh anwari/tribun jabar
Kondisi rumah yang diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu rumah nampak ambruk akibat diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam.

Pantauan Tribun Jabar, garis polisi dibentangkan di area sekitar lokasi untuk mengamankan lokasi dari warga yang berkerumun.

Selain satu rumah ambruk, rumah yang bercat orange berada di sampingnya pun ikut jebol bagian belakang rumah tersebut.

Menurut penuturan tetangga bernama Depi (40) yang rumahnya berjarak 15 meter dari lokasi rumah ambruk tersebut menjelaskan sebelum kejadian, kondisi yang sudah malam hari sedang diguyur hujan sangat deras dikampungnya tersebut.

"Kondisi cuaca lagi hujan deras, kejadian sesudah isya sekitar pukul 07.15 WIB, itu mah langsung ambruk, saya pas datang sudah ketutup," ujar Depi sambil menunjukan lokasi rumah ambruk kepada Tribun Jabar dilokasi, Sabtu (27/4/2019).

Depi mengaku saat kejadian itu dirinya panik dan keluar rumah saat mendengar teriakan warga sekitar saat longsor menimpa rumah yang ternyata milik Yono (55).

Kondisi rumah yang diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam.
Kondisi rumah yang diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam. (syarif pulloh anwari/tribun jabar)

"Saat kejadian saya dengar teriak-teriak warga sekitar terus menghampiri kesana," ujarnya

Dalam pemberitaan Tribun Jabar sebelumnya, ambruknya rumah Yono karena tertimpa longsoran tanah dari tebing yang memiliki ketinggian 30 meter dan panjangnya 45 meter, sehingga semua longsoran tanah langsung menimbun rumah tersebut.

Akibatnya, delapan penghuni rumah yakni Yono (55), Wawa (52), Uci (17), Husen (35), Kania (6), Andri (30) mengalami luka ringan, sedangkan Kekey yang berusia dua tahun dan Irna (14) yang merupakan anak kandung dari Andri meninggal dunia.

Seorang warga menunjuk lokasi rumah yang terkena longsor. Kondisi rumah yang diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam.
Seorang warga menunjuk lokasi rumah yang terkena longsor. Kondisi rumah yang diterjang longsor di Kampung Ciawitali Selatan, RT4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara yang terjadi Jumat (26/4/2019) malam. (syarif pulloh anwari/tribun jabar)

Depi menjelaskan kejadian longsor diwilayahnya itu bukan pertama kali terjadi.

"Emang disini sering longsor, hampir tiga kali, tapi saya lupa lagi kalau tahunnya. Longsor kali ini mah parah banget, soalnya dulu ngga separah ini," ujarnya.

Sementara itu, nampak sebuah motor dengan kondisi hancur terlihat di rumah ambruk tersebut dengan kondisi menggantung.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved