Begini Fakta di Balik Berita Hoaks Polisi Buka Kotak Suara

Berita mengenai polisi membuka kotak suara tersebar di media sosial melalui akun Facebook milik DMR (26). Ternyata kabar tersebut merupakan berita boh

Begini Fakta di Balik Berita Hoaks Polisi Buka Kotak Suara
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan pers terkait penangkapan penyebar hoaks, Selasa (23/4/2019) di Mapolda Jabar, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Berita mengenai polisi membuka kotak suara tersebar di media sosial melalui akun Facebook milik DMR (26). Ternyata kabar tersebut merupakan berita bohong.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolda Jabar, Selasa (23/4/2019).

Ia menjelaskan bahwa personel TNI dan Polri yang dikatakan membuka kotak suara saat Pemilu 2019 di Kecamatan Cihideung, pada faktanya sedang mengamankan kotak suara.

"Faktanya terbalik, pada video aslinya, Polri dan TNI sedang menjaga kotak suara. Jadi apa yang di posting pada akun DMR(26) tentang anggota Polisi membuka kotak suara, tidak benar," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko 

Pelaku Penyebar Hoaks Tentang Anggota Polisi Membuka Kotak Suara, Ditangkap Tim Cyber Polda Jabar

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa tugas Polri ialah menjaga KPPS, sementara kunci KPPS dipegang oleh KPU dan Bawaslu.

DMR (26) merupakan seorang pria asal Ciamis, Jawa Barat yang bekerja sebagai seorang petugas keamanan di Jakarta.

Ia menyebar berita bohong tersebut di akun Facebook-nya yang bernama "Ampera Cyber".

Hasil penyelidikan dari Tim Cyber Dit Reskrimsus Polda Jabar, bahwa akun tersebut dimiliki oleh DMR.

DMR berhasil ditangkap di Ciamis pada 20 April 2019.

Kabid Humas Polda Jabar mengatakan, pasca Pemilu 2019 pekan lalu, pihaknya secara serius melakukan patroli cyber di dunia maya.

"Pasca Pilpres 2019, kami intens melakukan patroli cyber, karena rawan akan hoaks, provokasi di medsos. Kami berharap, masyarakat Jabar semakin bijak memilih berita di media sosial khususnya terkait Pilpres 2019," katanya.

Ia berharap, masyarakat bisa tetap beraktivitas di media sosial secara bijak, sehat dan tidak terpengaruh opini di media sosial.

Bawaslu Jabar Temukan Ada Salah Input Hasil Hitung Suara dan Pembukaan Kotak Suara di Luar Aturan

Data Hampir 20 Persen, Ini Update Hasil Real Count KPU, Berapa Perolehan Prabowo & Jokowi di Jabar?

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved