Jumat, 10 April 2026

Viral di Media Sosial

Tak Puas dengan Perolehan Suaranya, Caleg Ini Singgung Soal Bantuannya ke Masjid, Warga pun Marah

Media sosial tengah dihebohkan dengan sejumlah video yang menunjukkan aksi warga yang menyeret lalu membakar karpet di masjidnya beramai-ramai.

Editor: Yongky Yulius
Kolase TribunWow.com/Facebook Galang Ramadhan
Viral Aksi Protes Warga Seret Karpet Masjid dari Caleg, Dikembalikan karena Diungkit setelah Kalah 

TRIBUNJABAR.ID - Media sosial tengah dihebohkan dengan sejumlah video yang menunjukkan aksi warga yang menyeret lalu membakar karpet di masjidnya beramai-ramai.

Peristiwa yang diketahui terjadi di Kelurahan Tomolou, Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara, setelah sejumlah warga mengikuti ibadah salat Jumat, pada Jumat (19/4/2019) tersebut diketahui merupakan aksi protes yang dilayangkan terhadap Ahmad Hatari, seorang calon legislatif (caleg) di daerah tersebut.

Ahmad Hatari diketahui merupakan seorang caleg yang diusung oleh partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk daerah pemilihan (Dapil) Maluku Utara.

Ia diketahui merupakan lelaki kelahiran Gurabati, Tidore Selatan, Tidore Kepulauan, 2 Januari 1955.

Caleg yang Diduga Tebar Duit di Masa Tenang, Besok akan Dipanggil Bawaslu Garut

Sebelumnya, Ahmad Hatari diketahui menjabat sebagai anggota DPR-RI untuk periode 2014 hingga 2019, dan sejumlah jabatan lain sebelumnya.

Dikutip TribunWow.com dari akun Twitter partai Nasdem @Nasdem, Minggu (21/4/2019), dalam visi dan misinya Ahmad Hatari mengaku akan mengembangkan potensi di sektor kelautan dan perikanan, pertambangan dan energi serta pariwisata.

Sosok caleg yang viral karena ungkit karpet pemberian setelah kalah dalam pemilu

Kronologi Warga Maluku Utara Ngamuk hingga Bakar Karpet

Diketahui, kejadian bakar karpet tersebut bermula saat Ahmad Hatari, yang menyampaikan sambutan selepas salat Jumat di masjid tersebut.

Dalam sambutannya itu, Ahmad Hatari menyinggung soal karpet masjid yang merupakan pemberian dari dirinya saat mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Ahmad Hattari menuturkan bahwa apa yang ia lakukan, tidak setimpal dengan apa yang diberikan oleh rakyat.

Pasalnya, dalam pemilu Rabu (17/4/2019) lalu, Ahmad Hattari hanya memperoleh 700 suara.

Penuturan dari Ahmad Hatari tersebut membuat warga emosi dan kemudian meminta Ahmad Hatari keluar dari masjid.

RSJ Cisarua dan RSUD Cikalongwetan Siap Tampung Caleg Gagal yang Stres

"Jemaah yang ikut salat Jumat itu terbawa amarah yang tidak bisa dibendung lagi, mereka langsung berteriak Ahmad Hatari agar keluar dari masjid dan meninggalkan Kelurahan Tomalou, karena di tempat ibadah ini Ahmad Hatari menyinggung soal bantuan di Masjid Tomalou. Dari bantuan itu kata Ahmad Hatari sudah diberikan, namun suara yang ia dapat di Kelurahan Tomalou tidak singnifikan," ujar seorang warga, Saiful Jumat (19/4/2019).

“Berdasarkan informasi bahwa Ahmad Hatari tidak puas karena mendapat 700 suara di Tomalou. Dia juga sempat menyentil beberapa calon legislatif yang mendapatkan suara signifikan di Tomalou, padahal kata dia, tidak memberikan bantuan ke Tomalou,” katanya lagi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved