Pemilu 2019
Diduga Pejabat Pemprov Tak Netral, Kenalkan Istri yang Sedang Nyaleg
Seorang pejabat Pemprov Jabar diduga menggunakan jabatannya untuk menyosialisasikan istrinya yang sedang nyaleg di masa tenang.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Oktora Veriawan
BANDUNG, TRIBUN - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan akan menindak tegas ASN yang terbukti tidak netral dalam pemilu 2019 sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku. Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan telah mengetahui ada pejabat ASN di Pemprov Jabar yang diduga berkampanye di kantornya.
"Saya sangat menyesali telah terjadi sebuah pelanggaran aturan. Kan sudah jelas itu adalah kantor pemerintah. ASN harus netral. Apapun alasannya tidak bisa diterima," kata Emil kepada Tribun, Rabu (17/4).
Emil mengatakan pihaknya akan melakukan peneguran dan menyerahkan permasalahan ini kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa selaku pembina kepegawaian ASN di Jabar. "Jadi saya akan melakukan peneguran dan tentunya menyesali ketidakdisiplinan yang terjadi. Tapi saya pastikan ASN di Jawa Barat netral sesuai dengan arahan dan aturan. (Kasus) Ini (bersifat) individu tidak mewakili citra keseluruhan," katanya.
Emil memerintahkan Sekda Jabar untuk menindaklanjuti hal ini dengan memberikan sanksi teguran sesuai peraturan. "Saya tidak bisa berspekulasi terlalu jauh ya, pokoknya kami proporsional sesuai dengan situasinya," katanya.(*)
BERITA SELENGKAPNYA BACA KORAN TRIBUN JABAR EDISI JUMAT 19 APRIL 2019.