KPU Purwakarta Bakar 4.430 Surat Suara Pemilu Serentak 2019

Sebanyak 4.000 lebih surat suara untuk Pemilu serentak 2019 dibakar oleh KPU Purwakarta, disaksikan pula oleh Bawaslu serta Polres Purwakarta

KPU Purwakarta Bakar 4.430 Surat Suara Pemilu Serentak 2019
Tribun Jabar/Haryanto
Proses pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak oleh KPU Purwakarta di belakang kantor KPU Purwakarta, Jalan Flamboyan, Nagrikaler, Purwakarta, Selasa (16/4/2019)   

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Sebanyak 4.000 lebih surat suara untuk Pemilu serentak 2019 dibakar oleh KPU Purwakarta,  disaksikan pula oleh Bawaslu serta Polres Purwakarta pada Selasa (16/4/2019) pukul 22.00 WIB.

Pemusnahan surat suara itu dilakukan di belakang kantor KPU Purwakarta, Jalan Flamboyan, Nagrikaler, Purwakarta.

Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturahman mengatakan surat suara yang dibakar itu adalah surat suara yang berlebih dan rusak.

"Total ada 4.430 surat suara yang dimusnahkan malam ini. Ribuan lembar itu adalah dari surat suara Pilpres, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten yang lebih dan rusak," kata Ahmad usai membakar surat suara tersebut.

Dia merinci ribuan surat suara yang dibakar itu terdiri dari 1.504 surat suara yang mengalami kerusakan, baik saat proses pencetakan maupun ditemukan saat proses sortir lipat.

Adapun 2.926 lembar surat suara yang laik digunakan, turut dibakar karena KPU Purwakarta merasa kelebihan surat suara.

Dilarang Swafoto Sambil Pamer Surat Suara yang Sudah Dicoblos

25 Kasus Politik Uang Ditemukan Bawaslu, Jawa Barat dan Sumatera Utara Paling Banyak

Pemusnahan surat suara dilakukan, kata Ahmad telah sesuai aturan maupun SOP yang berlaku. Atau seperti yang tertuang pada undang-undang nomor 7 tahun 2017.

"Ini semuanya sengaja dimusnahkan sebagai bentuk transparansi, meski ada kelebihan surat suara tapi kami tetap musnahkan. Agar terhindar dari penyalahgunaan," ujarnya.

Sebelum pemusnahan lembaran surat suara itu dilakukan, sudah dipastikan oleh KPU Purwakarta bahwa setiap TPS telah terpenuhi kebutuhan surat suaranya.

Termasuk surat suara cadangan yang berjumlah dua persen dari jumlah surat suara yang dibutuhkan di setiap TPS.

Bahkan sebelum dimusnahkan, karena adanya kelebihan surat suara, KPU Purwakarta telah mensuplai kebutuhan kekurangan surat suara di KPU Kabupaten Bekasi.

"Ada 1.300 surat suara Pilpres yang kami kirim ke Kabupaten Bekasi. Karena di wilayah tersebut terjadi kekurangan surat suara," ucap dia.

Penulis: Haryanto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved