Hitung Cepat LSI Denny JA, Jokowi-Maruf Amin Unggul di 20 Provinsi, Prabowo-Sandiaga di 14 Provinsi
Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count LSI Denny JA untuk Pilpres 2019, Jokowi-Maruf Amin unggul di 20 sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count LSI Denny JA untuk Pilpres 2019, Jokowi-Maruf Amin unggul di 20 sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno.
Peneliti LSI Denny JA, Fitri, mengatakan hasil quick count ketika data masuk 92,45 persen.
Pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul telak di atas 80 persen di Bali 93,9 persen, Nusa Tenggara Timur 89,5 persen, dan Papua 86,0 persen.
Duet Prabowo-Sandiaga unggul telak di atas 80 persen di Sumatera Barat 85,2 persen dan Aceh 84,6 persen.
"Pasangan Jokowi-Maruf unggul di 20 provinsi sedangkan Prabowo-Sandi unggul di 14 provinsi. Ini diambil ketika data masuk sebesar 92,45 persen," ujar Fitri di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019).
Saat data masuk 95,55 persen, secara keseluruhan, pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul 55,44 persen dari paslon 02, Prabowo-Sandi sebesar 44,56 persen.
• PRABOWO Klaim Paslon 02 Menang 62% Real Count di Lebih dari 320 TPS, Teriak Takbir & Sujud Syukur
• Update Quick Count Litbang Kompas, Jokowi-Maruf Amin Unggul 54,40 Persen, Data Masuk 85,54 Persen
Perolehan tertinggi pasangan Jokowi-Ma'ruf berada di Provinsi Bali disusul Provinsi Nusa Tenggara Timur, Papua dan Sulawesi Utara.
Sementara Prabowo-Sandi unggul di Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Selatan.
"Untuk paslon 01, mendapat suara tertinggi di Bali dengam suara mencapai 93,9 persen. Prabowo-Sandi mendapat suara tertinggi di Sumatera Barat dengan angka 85,2 persen," paparnya.
Quick count LSI Denny JA menggunakan metode multistage random sampling.
Jumlah sampel yang diambil sebanyak 8.000 responden di 2000 TPS yang tersebar secara proporsional dan dipilih secara acak di seluruh Indonesia.
Tingkat toleransi kesalahan data kurang lebih satu persen.
Berikut distribusi suara kedua paslon.
Jokowi-Maruf Amin:
Bali 93,9 persen
Nusa Tenggara Timur 89,5 persen
Papua 86,0 persen
Sulawesi Utara 79,1 persen
Jawa Tengah 77,1 persen
Kalimantan Utara 74,4 persen
Sulawesi Barat 74,4 persen
Papua Barat 72,5 persen
Daerah Istimewa Yogyakarta 69,9 persen
Jawa Timur 65,4 persen
Kalimantan Barat 62,1 persen
Kepulauan Bangka Belitung 59,1 persen
Kalimantan Tengah 58,5 persen
Lampung 58,1 persen
Maluku 57,8 persen
Kalimantan Timur 56,0 persen
Gorontalo 55,6 persen
DKI Jakarta 53,0 persen
Sumatera Utara 52,8 persen
Bengkulu 50,1 persen